Diduga Lakukan Penipuan

Zul Bintang Laporkan Mawardi Ali ke Polda Aceh

Zul Bintang Laporkan Mawardi Ali ke Polda Aceh
Temu Pers (Foto: Muhammad Saleh I MODUSACEH.CO)

Banda Aceh I Nama Mawardi Ali, Bupati Aceh Besar sepertinya masih menjadi daya tarik versus H.  Zulkarnaini Bintang atau akrab disapa Zul Bintang.

Simaklah, setelah bulan lalu mengugat Ketua DPD PAN Aceh ini dengan delik ingkar janji (wan prestasi). Rabu kemarin, melalui kuasa hukumnya Henry Yosodiningrat & Patners, melaporkan Mawardi Ali dengan dugaan tidak pidana penipuan.

“Itu dilakukan Mawardi Ali dalam bentuk penipuan dengan rangkaian kata-kata bohong, sehingga menggerakkan hati Pak Zul Bintang untuk menyerahkan sejumlah uang,” ungkap Henry Yosodiningrat pada temu pers, Kamis siang di Hermes Hotel, Banda Aceh.

Lantas, rangkaian kata-kata bohong seperti apa yang disampaikan Mawardi Ali kepada Zul Bintang?  “Kata dia, kalau nanti saya terpilih (Mawardi Ali-Husaini A.Wahab), bapak akan saya berikan proyek baik yang berasal dari APBN maupun APBD, khusus untuk mata anggaran infrastruktur senilai 25 persen dari nilai anggaran untuk proyek tadi,” papar Henry, yang juga mantan anggota Komisi III, DPR RI Fraksi PDIP ini.

20210204-zul2

Foto: Muhammad Saleh I MODUSACEH.CO

Faktanya? “Setelah Mawardi Ali terpilih, kemudian klain kami meminta dan  menagih janjinya. Eeh malah disuruh setor uang lagi. Itu artinya rangkaian kata-kata bohong sudah terpenuhi, penyerahan uang sudah terpenuhi, ya kalau ditotal tidak kurang dari Rp 5 miliar,” jelas Henry.

Henry berpendapat. Dari berbagai fakta dan barang bukti (BB) yang dimiliki, mereka menilai sudah memenuhi unsur perbuatan pidana sehingga melapor ke Polda Aceh.

“Artinya menurut pendapat hukum saya, deliknya sudah selesai atau perbuatan pidananya sudah selesai. Tapi untuk lebih jelasnya nanti kita tunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian,” kata Henry.

Kasus ini berawal saat Mawardi Ali-Husaini A Wahab maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh 2017 lalu.

Untuk memenuhi syahwat tadi, keduanya kemudian menemui Zul Bintang, baik di Banda Aceh, Batam maupun Jakarta. Tujuannya, meminta adik kandung H. Rusli Bintang, tokoh dan pengusaha Aceh ini untuk membantu dana segara kepada mereka.

Dana tadi sebut Henry, digunakan Mawardi Ali untuk biayai kampanye serta bantuan lainnya kepada rekan Mawardi Ali seperti kain sarung.

Saat itu, Mawardi Ali-Husaini A Wahab, bahkan membuat surat pernyataan. Isinya, jika mereka berhasil dan terpilih sebagai pemimpin Aceh Besar, maka kepada Zul Bintang diberikan kemudahan proyek serta penentuan sejumlah kepala dinas (kadis).

“Ini tentu saja sesuatu yang tidak mungkin, tapi sengaja dilakukan terlapor untuk mempengaruhi klain kami (pelapor). Namun, semua janji tersebut tak dipenuhi dan klain kami telah tertipu,” ungkap Henry.

20210204-zul3

Foto: Muhammad Saleh I MODUSACEH.CO

Lantas, apa kata Mawardi Ali, Bupati Aceh Besar terkait laporan tersebut? Kepada Kompas.com melalui telepon dia mengaku belum mengetahui terkait kasus dugaan tindak pidana penipuan yang menyeret namanya itu. "Belum pernah dengar saya masalah itu, nanti coba saya pelajari dulu ya," ujarnya. Nah, benarkah dia tidak tahu?***

 

 

Komentar

Loading...