Breaking News

Zaini Djalil Selesai, Teuku Taufiqulhadi Sah Ketua NasDem Aceh

Zaini Djalil Selesai, Teuku Taufiqulhadi Sah Ketua NasDem Aceh
Teuku Taufiqulhadi menerima penyerahan bendera NasDem (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh I Teka-teki pergantian Zaini Djalil dari kursi Ketua  Partai NasDem Aceh terjawab sudah. 

Senin, 16 Agustus 2021, sekira pukul 15.00 WIB. Ketua DPP Partai NasDem Surya Paloh secara resmi menyerahkan posisi Ketua Partai NasDem Aceh kepada Teuku Taufiqulhadi. Pelantikannya berlangsung di Kantor DPP Nasdem, Jakarta.

Sebelumnya, mantan anggota DPR RI Fraksi NasDem Dapil Jawa Timur itu, telah ditunjuk Surya Paloh sebagai Kordinator Wilayah (Korwil) NasDem Aceh. 

Nah, salah satu tugas putra kelahiran Pidie, 17 November 1960 ini adalah, melakukan konsolidasi organisasi paska anjloknya perolehan kursi DPR RI dan DPR Aceh, hasil Pileg 2019 lalu.

Maklum saja, pada Pileg 2014, Partai NasDem berhasil meraih dua kursi untuk DPR RI dan delapan kursi DPRA. Sementara, dua kursi DPR RI itu hilang dan DPRA tinggal dua kursi di DPR Aceh.

Saat ini, Teuku Taufiqulhad juga tercatat sebagai staf khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Bidang Kelembagaan.

Taufiqulhadi sebelumnya merupakan Anggota DPR RI Periode 2014-2019 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). 

Terpilih pada usia 54 tahun dari Daerah Pemilihan (dapil) Jatim IV (Kabupaten Jember dan Lumajang) Nomor Urut 1.  Di DPR RI, Taufiqulhadi duduk di Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, dan Perpustakaan.

Taufiqulhadi memulai perjalanan politiknya dengan menjadi Wakil Sekjen DPP PPP tahun 2003–2009 di bawah kepemimpinan Suryadharma Ali periode pertama. Di periode ini, Taufiqulhadi sempat mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pemilihan Umum (PEMILU) tahun 2004–2009 di Dapil Aceh 2. Namun, tidak terpilih.

Pada Pemilu 2009-2014 mencalonkan lagi di Dapil Aceh 2 dari PPP. Taufiqulhadi tidak terpilih pada 2 kali pemilu tersebut.

Taufiqulhadi menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Sigli sedang Sekolah Menengah di Banda Aceh. Setelah lulus dari SMA, ia masuk ke Universitas Jember pada 1982. Di kampus ini ia belajar di Jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), hingga lulus pada tahun 1986.

Menerima SK Kepengurusan (Foto: Ist)

Taufiqulhadi melanjutkan pendidikannya di Program Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 2007 dan lulus pada tahun 2009. Saat ini Taufiqulhadi sedang menjalani program doktoral Ilmu Politik di FISIP Universitas Indonesia (UI).

Kiprah Taufiqulhadi di kancah politik dimulai di organisasi gerakan mahasiswa. Ia bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember tahun 1982, menjadi Ketua Umum HMI Cabang Jember Komisariat Fisipol UNEJ tahun 1984 dan terpilih sebagai Ketua Umum HMI Cabang Jember tahun 1986 pada Konfercab ke-10. Karier terakhir di HMI adalah Pengurus Besar HMI periode tahun 1989-2000.***

Komentar

Loading...