Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Stok Darah di PMI Menipis

Wartawan, Kapolres dan Dandim Ikut Donor Massal

Wartawan, Kapolres dan Dandim Ikut Donor Massal
Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto ikut mendonor darahnya dalam kegiatan donor darah massal yang digelar para wartawan (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe | Menipisnya persediaan stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Aceh Utara, telah menggugah Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol. Arm. Oke Kristiyanto serta para wartawan di sana.

Itu sebabnya, mereka ikut mendonorkan darah mereka secara massal, Senin di Jalan Pase, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kehadiran Kapolres dan Dandim membuat suasana menjadi bersemangat, lantaran prajurit dan anggota kedua pejabat itu pun ikut datang, mendonorkan darahnya.

Koordinator Aksi Sosial ini Rahmad YD mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, kebutuhan darah untuk masyarakat untuk keselamatan jiwa tetap harus terpenuhi.

Mengingat kèbutuhan darah masih sangat tinggi di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Itu sebabnya, wartawan yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Setber) menggelar aksi peduli bersama dengan membuka tempat donor darah massal di Jalan Pase.

Aksi sosial ini didorong oleh inisiatif bersama para jurnalis usai mengetahui stok darah nyaris kosong, dengan bekerjasama dengan pihak UDD PMI Aceh Utara.

Sayangnya, sementara persediaan darah di UTD PMI justru minim dan menurun di banding kondisi normal.  Kondisi ini lantaran sulitnya warga melakukan donor darah, serta pengambilan darah yang harus sangat selektif.

“Aksi ini didorong keprihatinan rekan-rekan jurnalis Aceh Utara dan Lhokseumawe atas persediaan darah di UTD PMI yang menipis pada akhir tahun 2020,” ujarnya.

Selain itu, melalui aksi donor darah ini para jurnalis hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat, bahwa donor darah di masa pandemi COVID-19 masih cukup aman dan bisa dilakukan karena tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Rahmad menjelaskan, pihaknya turut mengajak petugas, pejabat dan para wartawan berbagai media massa untuk ikut mendonor darah untuk menyelamatkan jiwa orang lain.

"Kegiatan mendonorkan darah tetap sesuai protokol kesehatan. Kita berharap aksi ini dapat membantu sesama dengan menodonorkan darah bagi yang membutuhkan. Mari jadikan donor sebagai gaya hidup dan membantu sesama,” harap dia.

Kata Rahmad kegiatan donor darah massal itu dapat bermanfaat dan membantu penambahan stok darah di UTD PMI Aceh Utara agar dapat melayani permintaan darah oleh masyarakat yang membutuhkannya.

"Kami berkordinasi dengan kawan-kawan jurnalis media cetak, televisi, radio, media online, serta beberapa lembaga lainnya, melakukan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah," jelas dia.***

Komentar

Loading...