Breaking News

Warga Dilarang Kutip Apa pun di Pantai Mantak Tari

Warga Dilarang Kutip Apa pun di Pantai Mantak Tari
Susasana pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Minggu (14/7/2019).

Sigli | Rapat antara empat gampong, melalui Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Simpang Tiga Pidie, diperoleh hasil bahwa, tidak dibenarkan mengutip apapun di Pantai Mantak Tari, sebab sebelumnya ada oknum warga mengutip parkir kenderaan roda dua Rp 5 ribu dan roda empat Rp 10 ribu. Sehingga persoalan tersebut viral di media sosial (medsos).

Keputusan tersebut diambil usai menggelar rapat antara masyarakat Gampong Dayah Lampoh Awe, Gampong Meunasah Lhee, Gampong Kupula dan Gampong Mantak Raya. Bahkan hasil kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan bersama, sehingga tidak dibenarkan ada kutipan apa-apa di Panatai mantak Tari.

Surat tersebut selain ditandatangani empat keuchik juga ditandatangani oleh Camat Simpang Tiga, Abd Manan, Kapolsek setempat, Iptu Mursal, Danramil, Kapten Nurmansyah dan yang terakhir Imum mukim, Zulfadli.

Surat pernyataan bersama empat gampong, sepakat untuk tidak ada kutipan liar di Pantai Mantak Tari, Simpang Tiga, Pidie, Kamis (18/7/2019).

 

Hal itu dikatakan Camat Simpang Tiga, Pidie Abd Manan, kepada MODUSACEH.CO, Kamis, (18/7/2019). Tegas dia, dalam kesepakatan itu pada poin pertama disebutkan, melarang segala bentuk pungutan liar baik berupa uang masuk/parkir selama belum ada aturan yang mengatur. Lalu poin kedua, jika ada oknum masyarakat yang melakukan pungutan liar, maka akan diproses secara aturan hukum yang berlaku. Kemudian poin ketiga, batasan waktu bagi pengunjung hanya dibenarkan sejak pukul 06.00-18.00 WIB dan poin terakhir disebutkan, para pengunjung diwajibkan untuk menjaga norma-norma syariat islam yang berlaku di Provinsi Aceh. "Jadi ini empat poin hasil kesepakatan," katanya.

Menurut Camat, persoalan ini sidah selesai dan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Pantai Mantak Tari bebas tanpa dipungut biaya apa pun. Jika ada maka warga atau pengunjung segera melaporkan hal itu kepada polisi agar bisa diambil tindakan tegas. Sebab jika sudah ada kesepakatan bersama maka tidak boleh dilanggar. "Kita sudah fasilitasi warga agar bisa bermusyawarah dan menjaga kelestarian lingkungannya dan terbebas dari perbuatan maksiat," jelas Abd Manan.***

Komentar

Loading...