Wapres Jusuf Kalla Beri Orasi Ilmiah di Milad Unsyiah ke-58

Wapres Jusuf Kalla Beri Orasi Ilmiah di Milad Unsyiah ke-58
Foto: aceh.tribunnews.com

Banda Aceh | Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla, hadir memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka Milad Universitas Syiah Kuala Ke-58 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh. Senin, 2 September 2019.

Wapres Jusuf Kalla, juga turut meresmikan tiga fakultas proyek 7 in 1 yang didanai Saudi Fund Development (SFD).

Tiga fakultas tersebut adalah Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), dan Fakultas Kelautan Perikanan (FKP).

Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., mengatakan. Di usia ke-58 ini, Unsyiah semakin dekat dengan visinya untuk menjadi universitas inovatif, mandiri, dan terkemuka. Kiprah universitas ini semakin diperhitungkan di level nasional dan internasional.

Lompatan prestasi signifikan Unsyiah dimulai empat tahun lalu, yang berhasil meraih Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional.

Unsyiah juga masuk dalam delapan perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics, nomor tujuh versi Scimago Institutions Rangkings, dan peringkat 14 secara nasional menurut Science and Technology Index (Sinta) Kemenristekdikti.

Namun menurut Kemenristekdikti, peringkat umum Unsyiah saat ini masih berada di ranking ke-23 di antara perguruan tinggi lainnya secara nasional.

Meski angka ini lima level lebih baik dari tahun lalu, tetapi menunjukkan jika Unsyiah masih memiliki peluang dan kesempatan yang sangat terbuka untuk terus berkembang.

Rektor menjelaskan, salah satu upaya mengembangkan dan mengangkat reputasi Unsyiah melalui penguatan kapasitas program studi.

Saat ini, Unsyiah memiliki 135 program studi yang bernaung di 12 fakultas, program pasca sarjana, dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Gayo Lues.

“Hingga saat ini, jumlah alumni Unsyiah telah mencapai 126.649 orang dan mereka telah berhasil membangun karier dan berkontribusi signifikan dalam masyarakat,” ujar Rektor.

Sepanjang tahun 2019, mahasiswa Unsyiah berhasil meraih paling tidak 66 prestasi, yaitu 10 prestasi internasional, 26 prestasi tingkat nasional, 27 prestasi tingkat regional, dan 3 prestasi tingkat wilayah. Prestasi terakhir Unsyiah berhasil raih Juara Umum pertama di IMT-GT Varsity Carnival di Wailailak, Thailand.

Selain itu lanjut Rektor, Unsyiah saat ini telah memiliki dua Pusat Unggulan Iptek (PUI), yaitu Atsiry Research Center (ARC) yang fokus pada riset tentang nilam dan Tsunami Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) yang fokus pada mitigasi bencana.

Selain itu, beberapa inovasi juga telah menunjukkan hasil, seperti inovasi padi hasil rekayasa sinar gamma, yang mampu tumbuh dalam cuaca kering, serta inovasi Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) Skala Komersial.

Kondisi Unsyiah saat ini menurut Rektor, tidak terlepas dukungan dan bantuan dari semua pihak. Ia berharap kunjungan Wapres Jusuf Kalla ke Unsyiah menjadi penyemangat bagi civitas Unsyiah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya.

“Semoga universitas ini terus berkembang, menjadi kebanggaan, dan benar-benar menjadi universitas inovatif, mandiri, dan terkemuka,” harap Rektor.

Wapres Jusuf Kalla juga tercatat sebagai salah satu penerima anugerah Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Unsyiah pada tahun 2015 silam. Jusuf Kalla dianggap berperan besar dalam proses perdamaian Aceh.***

Komentar

Loading...