Breaking News

Terkait Parkir Liar dan Macet Sekitar PKA

Wakil Wakota Banda Aceh: Iuran Tak Masuk Kas dan Diluar Tanggungjawab Pemko

Wakil Wakota Banda Aceh: Iuran Tak Masuk Kas dan Diluar Tanggungjawab Pemko
MODUSACEH.CO/ Azhari Usman
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Wakil Walikota Banda Aceh Drs. H. Zainal Arifin mengaku parkir yang disediakan di Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, atau di jalan menuju arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII adalah parkir musiman.

Itu sebabnya, iuran parkir tersebut tidak masuk pada kas Pemerintah Kota Banda Aceh. ”Saya mengakui, kondisi tersebut telah menganggu arus lalu lintas, namun kita harus memakluminya sebagai tuan rumah,” ajak Zainal Arifin pada media ini di Banda Aceh, Selasa (7/8/18).

Menurutnya, dalam pengaturan area parkir tersebut banyak hal yang harus dipertimbangkan. Misal, warga gampong (desa) setempat telah meminta hak pengelolaan parkir selama berlangsungnya PKA VII (5-15/8/18). Hasil dari parkir tersebut juga akan disumbangkan pada kas gampong.

“Masyarakat minta. Mereka bilang, uang tersebut akan diperuntukan untuk penyelenggaraan 17 Agustus (hari kemerdekaan RI). Jadi, atas pertimbangan tersebut kita izinkan. Dan itu diluar tanggungjawab kita,” tegas politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini.

Pertimbangan lain, kata Zainal Arifin. Acara tersebut telah membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, walaupun hanya untuk sepuluh hari saja. Namun, manfaat yang didapat dari pengelolaan parkir sangat basar. Apalagi, katanya iuaran parkir naik hingga 100 persen lebih.

Terkait keluhan warga karena macet, Zainal Arifin menganjurkan untuk menghindari melewati jalan tersebut jika tidak menyaksikan acara PKA. Menurutnya, warga bisa menggunakan Jalan Teuku Nyak Makam, Lampineung jika ingin berpergian dari arah Darussalam ke pusat kota atau sebaliknya.

Terkait masalah sampah. Zainal Arifin mengakui jika banyak sampah yang bertebaran di arena PKA. Kondisi ini terjadi karena banyaknya pengunjung dan sampah tersebut tidak mungkin dibersihkan di malam hari. Namun, sekira pukul 10.00 WIB sudah bertumpuk kembali sampahnya.

“Paginya, petugas kita sudah membersihkan semua sampah. Namun, karena acaranya terus berlangsung, sampah juga silih berganti. Sehingga, nampak seperti tidak dibersihkan. Padahal, kita telah menambahkan petugas kebersihan ke sana (arena PKA),” ungkapnya.***  

Komentar

Loading...