Breaking News

Muzakir Manaf Optimis 2017 Aceh Bebas Pemadaman

Muzakir Manaf Optimis 2017 Aceh Bebas Pemadaman
Wagub Kunjungi PLTU
Penulis
Rubrik
Sumber
Rilis
SUKA MAKMUR | Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf optimis Aceh bakal bebas dari pemadaman pada 2017 mendatang. Kepastian pasokan arus listrik ini juga akan membuat investor melirik Aceh untuk berinvestasi.

Hal ini disampaikan Muzakir Manaf usai mendengar penjelasan dari manajemen PLN Sektor Nagan Raya, saat Muzakir Manaf berkunjung ke PLTU Nagan Raya itu, Selasa (6/9/2016).

Manager PLN Sektor Nagan Raya Andi Makkasau sebelumnya mengatakan, untuk pengembangan tahun 2017-2021 di Aceh, PLN sedang merencanakan pembangunan sejumlah pembangkit listrik dengan potensi tambahan daya sebesar 790 megawatt.

Sedangkan saat ini, total energi yang dihasilkan oleh sejumlah pembangkit listrik di Aceh sebesar 459 megawatt, yang tersebar di PLTU Nagan Raya 2 x 110 megawatt, PLTD Lueng Bata 32 megawatt, PLTD Pulo Pisang-Sigli 11 megawatt, Cot Trueng 12 megawatt, dan PLTMG Arun 184 megawatt.

Total energi itu digunakan untuk memasok kebutuhan listrik di Sigli, Banda Aceh, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Idi, Langsa, Tualang Cut, Pangkalan Susu, Medan, Meulaboh dan yang sedang direncanakan ke Subulussalam.

Muzakir Manaf mengapresiasi langkah-langkah PLN mengembangkan potensi kelistrikan di Aceh. "Harapan kita bersama tentu saja Aceh akan lebih baik dari segi kelistrikannya di masa depan. Dengan pemaparan tadi, sangat banyak potensi pembangkit listrik di Aceh yang jika dioptimalkan, bukan saja bisa membuat Aceh bebas dari pemadaman pada 2017, tapi jugabisa mendorong tumbuhnya sektor-sektor ekonomi lain di Aceh," kata Muzakir Manaf.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem juga menghimbau kepada perusahaan dan masyarakat serta para pekerja dapat menjaga situasi kondusif, baik di dalam areal pekerjaan maupun kepada masyarakat disekitar PLTU Nagan Raya.

Sementara itu, untuk meminimalisir dampak gangguan cuaca dan faktor alam lainnya, Wagub meminta agar perusahaan menggunakan teknologi canggih seperti yang diaplikasikan di negara tetanga, Malaysia.

"Jadi, tidak semata kita pacu kapasitas energi yang dihasilkan, kita juga harus memperbaharui peralatan demi pelayanan maksimal kepada masyarakat. Walau sektor kelistrikan Indonesia belum aman, harapan kita tentu saja pasokan listrik Aceh Aman," kata Muzakir Manaf.*

Komentar

Loading...