Terkait Mutasi Eselon II

Wagub Aceh Akui Tidak Melalui Fit and Proper Test

Wagub Aceh Akui Tidak Melalui Fit and Proper Test
portal satu
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah mengakui jika proses mutasi dua pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh tidak melakukan fit and proper test.

"Jawaban saya sudah sesuai, tapi fit and proper test tidak dalam fase ini. Yang ini sudah sesuai, fit and proper test dalam fase nanti," kata Nova Iriansyah usai melantik pejabat eselon II Pemerintah Aceh di Gedung Serba Guna Gubernur Aceh, Lingke, Banda Aceh, Selasa, (29/8/17).

Namun, ia menjelaskan, pergantian itu sudah sesuai dengan regulasi yang ada baik dengan Undang-Undang Pilkada dan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). "Di dalam SK Gubernur Aceh, sudah ada. Menimbang, akhirnya baru memutuskan, itu alasannya," kata Nova Iriansyah.

Ia juga mengungkapkan, jika pejabat eselon II yang merupakan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) akan diganti jika setelah dievaluasi tidak ada kemajuan yang meyakinkan. Ia memberikan contoh, hingga memasuki bulan September 2017, serapan anggaran masih sangat lambat. "Evaluasi ada indikator-indikator, ada parameter, yang semuanya diatur dengan baik secara undang-undang dan perangkat di bawahnya. Kemungkinan diganti selalu ada," ujar politisi Partai Demokrat itu.***

Komentar

Loading...