Razia Warung Saat Azan

Wabup Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab: 10 Menit Untuk Allah Kenapa Merasa Rugi?

Wabup Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab: 10 Menit Untuk Allah Kenapa Merasa Rugi?
(Foto: Screenshot video)
Rubrik

Aceh Besar | Wakil Bupati Kabupaten Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab (Waled Husaini) menegaskan. Sebagai manusia, kita wajib tunduk dan patuh pada Allah SWT. Karena itu, jika azan berkumandang, sebagai panggilan untuk menyembah dan menghadap Allah SWT, maka semua aktivitas dihentikan.

“Kenapa untuk mengejar dunia berjam-jam bisa dan hanya 20 menit untuk shalat, memenuhi kewajiban kepada Allah kita masih mencari dalih macam-macam dan merasa rugi,” tegas Waled Huisani.

Penegasan itu disampaikan orang nomor dua Aceh Besar ini, terkait aksi razia yang dia lakukannya dan menjadi viral di media sosial (medsos) maupun media pers cetak dan online. “Takutlah kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya. Jangan menjadi orang munafik dan fasiq,” jelas Waled dalam wawancara khusus dengan media ini, Kamis sore (9/11/2018) di Kota Jantho, Aceh Besar.

Sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab menyidak sejumlah toko dan warung yang buka saat azan berkumandang di wilayahnya. Dia sempat memukul meja dan membuat pelanggan kocar-kacir. Sidak yang dilakukan Waled Husaini, terkait Intruksi Bupati Aceh Besar, Nomor 1 Tahun 2017, yang meminta seluruh aktivitas dihentikan ketika azan berkumandang. Intruksi itu juga mengatur tentang pelaksanaan salat fardhu secara berjamaah di masjid atau meunasah di Aceh Besar.

Isinya ada enam poin.  Misal, secara tegas diminta agar seluruh aktivitas di Aceh Besar dihentikan ketika azan berkumandang. Selain itu, Bupati meminta agar pihak terkait mengawasai dan melakukan penertiban terkait tadi. Intruksi tersebut dikeluarkan, 28 Juli 2017 lalu dan ditembuskan kepada Gubernur Aceh serta Ketua DPRK Aceh Besar.

Setelah instruksi dikeluarkan, pihak kecamatan melakukan sosialisasi ke pemilik warung dan toko di Aceh Besar. Saat ini, baru dua kecamatan yang dijadikan contoh untuk penerapan aturan tersebut yaitu Kota Jantho dan Kecamatan Seulimuem.

20181109-waled

Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab (Waled Husaini). Foto: Muhammad Saleh (MODUSACEH.CO)

"Jadi Pak Wabup sidak ke pasar saat menjelang azan. Untuk menyerukan tutup sebentar warung atau toko saat menjelang azan salat lima waktu," kata Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Aceh Besar, Muhammad Basir kepada media pers, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, aturan tersebut tidak hanya berlaku bagi pemilik toko atau pun warung, tapi seluruh aktivitas perkantoran juga wajib dihentikan. Para pegawai diminta untuk ke masjid atau musala, melakukan salat berjamaah. Warung atau kantor boleh beraktivitas setelah salat berjamaah di masing-masing masjid dilakukan. "Aturan itu berlaku sejak tahun ini. Jadi toko harus tutup saat azan hingga selesai salat. Setelah itu buka kembali seperti biasa," ungkap Basir.

Memang, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Husaini A Wahab menyidak sejumlah warung yang buka saat azan. Ia sempat memukul meja dan pelanggan yang berada di warung kocar-kacir keluar.

Dalam video yang beredar luas, Waled Husaini terlihat keluar dari mobil menuju ke warung nasi yang masih buka. Di sana, sejumlah warga masih duduk-duduk usai makan. Ketika tiba di sebuah warung, Husaini sempat memukul meja dengan kayu yang dipegangnya. Sidak itu dilakukan siang kemarin, Kamis (8/11/2018) di Jantho, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Aksi ini mendapat pujian dan tanggapan positif dari warga di sana.***

Komentar

Loading...