Vonis Bebas Kasus Narkoba, Hakim PN Idi Aceh Timur Diadukan ke Komisi Yudisial

Vonis Bebas Kasus Narkoba, Hakim PN Idi Aceh Timur Diadukan ke Komisi Yudisial
Ketua LSM KANA Muzakir memperlihatkan bukti laporan ke Komisi Yudisial (Foto: MODUSACEH.CO)

Aceh Timur | Tiga oknum hakim di Pengadilan Negeri Idi Aceh Timur, rencana akan diadukan ke Komisi Yudisial (KY) di Jakarta.

Laporan itu akan disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Investigasi dan Advokasi Nanggroe Aceh (KANA), terkait vonis bebas terhadap beberapa terdakwa yang pernah tersandung kasus narkoba di Aceh Timur.

Ketua LSM KANA Muzakir mengatakan, dari ketiga oknum hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri Idi yang dilaporkan ke MY yakni, Hakim Ketua Apri Yanti, serta Irwandi dan Khalid masing-masing sebagai hakim anggota.

"Kami melaporkan ketiga oknum hakim yaitu Apri Yanti, Irwandi dan juga Khalid sebagai anggota. Sebelumnya ketiga oknum hakim ini diduga menjalankan tugas pemeriksaan perkaranya dilakukan dengan tidak profesional terkait perkara nomor: 37/Pid.Sus/2020/PN Idi," ulas ketua LSM KANA Muzakir kepada MODUSACEH.CO, Jumat (7/8/2020).

Muzakir menambahkan, terdapat keanehan dalam pengambilan keputusan yang menyatakan bebas terhadap terdakwa kasus narkoba yang pernah diadili di pengadilan itu.

"Menurut kami terdapat keanehan dalam pengambilan keputusan terhadap terdakwa yang pernah diadili di Pengadikan Negeri Idi beberapa waktu lalu," tambah Muzakir.

Menurut Muzakir, laporan pengaduan telah dilayangkan pihaknya ke alamat situs Komisi Yudisial RI yang beralamat di Jalan Kramat Raya, Nomor 57 Jakarta Pusat.

Sementara itu Hakim Ketua yang juga Kepala Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur Apri Yanti, SH, MH yang dimintai tanggapannya terkait laporan itu, Jumat siang mengaku. Putusan itu sudah sesuai dan mungkin ada pihak-pihak yang tidak puas kemudian mempolitisir untuk kepentingan politik.

Namun jika ada yang ingin melaporkan itu hak mereka dan kita nantinya akan menjelaskan.

"Putusan sesuai hasil yang terdapat dalam persidangan, mungkin ada oknum yang mencoba mempolitisir untuk kepentingan politik, dan jika ada yang laporkan itu hak mereka, kita tentu akan menjelaskan yang sebenarnya," ujar Apri Yanti.

Saat itu Ketua Pengadilan Negeri (PN) Idi ini mengaku masih dalam perjalanan menuju Banda Aceh, dan ia sempat berpesan agar dapat menghubungi bagian humas terkait tanggapan lebih jauh.

"Ini saya dalam perjalanan menuju Banda Aceh, untuk lebih jelas silahkan menghubungi bagian humas, dan untuk keterangan dimedia jalurnya melalui bagian humas," tambah Ketua Pengadilan Negeri Idi Apri Yanti.***

Komentar

Loading...