Dongkrak Destinasi Wisata

Vietnam Buka Penerbangan Ke 6 Negara Kecuali Indonesia

Vietnam Buka Penerbangan Ke 6 Negara Kecuali Indonesia
Halong Bay menyajikan hamparan laut yang sangat indah (Foto: nationalgeographic.co.uk)
Rubrik
Sumber
Berbagai Sumber

Vietnam menawarkan berbagai destinasi wisata dengan sajian keindahan dan kekayaan alam yang tak pernah habis. Ups! Untuk sementara waktu, wisatawan Indonesia belum bisa datang, karena tak ada penerbangan  ke negara serial film terkenal; Rambo ini.

MODUSACEH.CO | Lokasinya yang ada di Asia Tenggara bikin negara ini menjadi salah satu alternatif tujuan orang Indonesia untuk liburan. Buat kamu yang belum pernah atau pengin kesana bisa simak pembahasannya berikut ini.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (5/9/2020), Otoritas Penerbangan Vietnam (CAAV) tengah mengajukan penerbangan, namun tidak dari dan ke Indonesia. Enam kota yang dituju itu adalah Guangzhou, Seoul, Vientiane, Phnom Penh, Taipei, dan Tokyo.

Itu sebabnya, Vietnam membuka penerbangan internasional dari dan ke sejumlah negara Asia saat pandemi virus Corona, khusus untuk bisnis. Tidak termasuk Indonesia.

Maklum, Vietnam berhasil mengendalikan gelombang kedua COVID-19. Negara itu melaporkan tidak ada tambahan kasus baru virus Corona pada Kamis (3/9/2020).

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan Vietnam, kasus kematian di Vietnam juga telah menurun dengan nol kasus selama tiga hari berturut-turut.

Seiring tak adanya tambahan kasus virus Corona itu, Vietnam berencana untuk membuka lagi penerbangan internasional komersial dari dan menuju enam kota mulai pertengahan September.

Tapi, itu khusus untuk perjalanan bisnis, bukan wisata. Vietnam memastikan belum berencana membuka wisata sampai saat ini.

Nantinya, mereka yang memasuki Vietnam wajib menjalani karantina, kecuali mereka yang berkunjung kurang dari 14 hari.

Pembukaan rute penerbangan untuk enam kota itu diharapkan bisa mengembalikan gairah aktivitas ekonomi. Khususnya melalui wisata dan transportasi, yang terpukul karena pembatasan perjalanan saat wabah COVID-19.

Sebelumnya, Vietnam menghentikan sejumlah penerbangan internasional sejak akhir Januari 2020 sebelum menutup perbatasan pada bulan Maret 2020. Sejak itulah, cuma ada penerbangan repatriasi yang diizinkan untuk memutus rantai penularan virus Corona.

Seiring penutupan perbatasan, Vietnam juga menerapkan karantina ketat, tes massal dan contact tracing atau penelusuran kontak untuk mengendalikan penularan virus Corona.

Upaya itu membuat Vietnam cuma memiliki total kasus Corona 1.046 dan 34 yang meninggal dunia. Kini, Vietnam menunjukkan tak ada penularan kasus domestik Corona dalam tempo 100 hari.

Lantas, sajian wisata apa saja yang bisa dinikmati pada negara itu? Memang, dibandingkan dengan Thailand, Malaysia atau Singapura, negara yang memiliki lambang bintang di benderanya ini masih kalah populer dari sisi promosi tempat wisatanya. Itu bisa terlihat dari jarangnya event atau iklan yang kita lihat mengenai Vietnam.

Namun, tak berarti di sana tidak ada tempat traveling  yang cocok dan pantas dikunjungi.

Letak geografisnya yang ada di pinggir laut membuat keindahan pantainya tidak kalah bagus dibandingkan negara lain. Selain itu, ketinggian tanah yang beraneka ragam juga membuat beberapa wilayah di Vietnam punya wisata pegunungan yang masih asri untuk didatangi.

Sebelum ditutup karena corona, bagi yang berkunjung ke Vietnam mengeluarkan sekira Rp2,2 juta hingga Rp3 juta per orang untuk harga tiket pesawat dari Jakarta menuju kota Hanoi. Tapi, tergantung kelas dan maskapai yang digunakan.

Nah, dari sanalah, Anda bisa mulai “bergerilya” ke tempat-tempat wisata. Misal, Halong Bay. Ini merupakan kawasan wisata unik. Lokasi ini merupakan salah satu harta warisan dunia yang dilindungi UNESCO sebagai lembaga terkait yang memberikan gelarnya.

Halong Bay menyajikan hamparan laut yang sangat indah dan ribuan bebatuan besar yang berdiri layaknya pulau-pulau kecil. Pemandangan seperti ini hanya bisa kita dapatkan di sini.

Setiap pelancong yang datang ke teluk Halong dikenakan biaya sekitar Rp 100 ribuan per orang. Lalu kalau mau masuk ke beberapa spot wisata di dalamnya dikenakan biaya sekitar Rp 30 ribuan.

Ada juga Sa Pa. Letaknya di sebelah barat laut. Tempat ini menyajikan pemandangan dataran tinggi yang unik sekaligus enak dipandang mata.

Di sini terdapat lahan pertanian yang sangat luas pada sebuah lembah yang bersebelahan sama gunung Fansipan. Selain bisa menikmati pemandangan padi yang hijau juga bisa melakukan trekking di sepanjang jalan yang udah disiapkan.

Untuk transportasi ke kota ini, bisa menggunakan bus yang harganya mulai dari Rp 140 ribuan. Yang tak kalah menarik lainnya adalah, Vietnam Military History Museum. Sejarah perang panjang yang dialami negara ini bisa jadikan sebagai objek wisata.

20201017-hanoi

Lokasi Vietnam Military History Museum (Foto: google)

Museum ini menyajikan berbagai macam benda bersejarah yang pernah digunakan selama perang dunia. Mulai dari kendaraan tempur tank, mobil, helikopter bahkan sampai pesawat tempur.

Beberapa senjata milik Uni Soviet, China dan Perancis juga ikut dipajang di dalam lokasi ini. Syaratnya,  harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 20 ribuan untuk tiket masuk. Bagi yang membawa kamera untuk berfoto-foto akan dikenakan biaya tambahan Rp 15 ribuan.***

Komentar

Loading...