Usman Ditangkap, Dana Pokir Digarap, Bupati Bireuen: Programnya Tetap Dilaksanakan

Usman Ditangkap, Dana Pokir Digarap, Bupati Bireuen: Programnya Tetap Dilaksanakan
Bupati Bireuen Muzakkar A Gani. (Foto: Zulhelmi)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Ada yang menarik, paska Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bireuen Usman Sulaiman ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, terkait dugaan sebagai bandar narkoba jenis sabu-sabu beberapa waktu lalu.

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bireuen mengirim surat kepada Bupati Bireuen, tanggal 8 Juli 2021 lalu. Isinya meminta arahan dan petunjuk kepada Bupati Bireuen Muzakkar A Gani untuk pengelolaan dana pokok pikiran (Pokir) Rp1 miliar "jatah" anggota DPRK Bireuen tersebut. 

Walau sifatnya mohon petunjuk dan arahan, namun terselip niat surat DPC PKB Bireuen yang ditandatangani Sekretaris, Zulfan untuk mengelola dana tadi. Inilah yang menjadi janggal. Sebab, penganti Usman hingga kini belum ditunjuk dan lantik.

Nah, menyahuti surat itu, Bupati Bireuen Muzakkar A Gani kepada media ini mengaku sudah menjawab surat tersebut.

“Apa yang sudah menjadi Pokok Pikiran (Pokir) itu sudah ada anggaran dalam APBK 2020. Programnya tetap kita laksanakan dan berikan kepada rekanan yang bisa laksanakan pekerjaan tersebut,” jelas Muzakkar, Jumat (20/8/2021) kemarin.

Saat ditanya media ini apakah dana Pokir itu bukannya diberikan kepada DPC PKB Bireuen? “Mereka hanya mempertanyakan dan kita sudah jawab. Kami sudah laksanakan sesuai mekanisme pelaksanaan anggaran," jawab Muzakkar.

Selain itu sebut, pihaknya juga sudah berkomunikasi dan berkordinasi dengan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan.

"Sepanjang sudah ada dalam kontrak dan sudah ada dalam anggaran ya kita laksanakan. Masak ada yang melarang-larangnya,” jawab  orang nomor satu Bireuen itu.

Dalam aturan kata Muzakkar yang ada cuma kegiatan atau pogram. ”Misal, apakah nama kegiatan itu untuk membangun pasar dan lainnya, ayo kita bangun bersama rekanan. PKB hanya minta kejelasan dan itu sudah kita jelaskan,” ujarnya.

Terkait surat tersebut, media ini telah berusaha melakukan konfirmasi kepada Zulfan, Sekretaris DPC PKB Bireuen melalui aplikasi WhatsApp (WA) dengan sejumlah pertanyan seperti, apa dasar dan alasan surat itu? Adakah aturan yang mengaturnya? Bukankah itu dana Pokir Usman? Kemana nantinya dana itu dialokasikan?

Selain itu, apakah surat tersebut ada izin atau restu dari Ketua PKB Aceh? Bukankah dana itu milik negara, bukan pribadi Usman Sulaiman? Sayang sampai berita ini ditanyang, Zulfan tidak memberikan jawabnya.***

Komentar

Loading...