Usai Tabrakan Melarikan Diri, Pelaku Berhasil Ditangkap Satlantas Polres Bireuen

Usai Tabrakan Melarikan Diri, Pelaku Berhasil Ditangkap Satlantas Polres Bireuen
Rubrik
Sumber
Kontributor Bireuen

Bireuen | Hanya butuh waktu satu kali 24 jam, jajaran Satlantas Polres Bireuen akhirnya berhasil menangkap Asnawi (37), pelaku tabrak lari yang mengakibatkan Munirwan Alamsyah (51) tewas di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu kemarin.

Asnawi merupakan pengemudi mobil truck Mitsubishi Colt Diesel BK 8728 XV. Dia warga Desa Ranto Panyang, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Hari naas itu, truk yang dia kemudi bertabrakan dengan Munirwan Alamsyah Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Korban mengunakan sepeda motor Honda Kharisma BL 5972 M.

Peristiwa itu terjadi di jalan umum Bireuen-Takengon, persis di kilometer (KM) 09, Desa Balee Panah. Akibatnya, Munirwan tewas di tempat.

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sandoni yang dikonfirmasi media ini, Minggu siang di Banda Aceh, membenarkan kejadian tersebut.

Katanya, sebelumnya sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bireuen menuju Takengon.

Nah, sampai di TKP bagian belakang sepeda motor tersebut bertabrakan dengan bagian depan truck yang saat itu tidak diketahui plat nomor polisi (Nopol) serta indentitas pengemudinya.

Tiba-tiba, dari arah yang sama (belakangnya) datang korban sehingga sepeda motornya terjatuh di atas jala beraspal, sedangkan truck tersebut setelah kejadian melarikan diri.

Setelah dilakukan penyelidikan, baru didapat infomasi ciri-ciri truck yang melarikan diri tadi sehingga dilakukan pencarian.

Hasilnya, Sabtu, 11 Juli 2020 sekitar pukul 14.00 WIB, mobil tabrak lari tadi bernomor Polisi BK 8728 XV dan ditemukan di Desa Ranto Panyang.

“Setelah dilakukan pengecekan ditemukan tanda-tanda telah mengalami kecelakaan, kemudian dicari dan ditemukan pengemudinya yaitu Asnawi warga tempat mobil ditemukan,” jelas Kombes Dicky.

Saat ditanyakan,  awalnya pelaku tidak mengakui, namun setelah dijelaskan tanda-tanda di mobil, akhirnya dia mengakui telah bertabrakan. “Saat itu juga pengemudi dilakukan penangkapan dan mobil tersebut disita sebagai barang bukti,” ungkap Kombes Dicky.

Usai kejadian, pada diri korban Munirwan ditemukan bengkak di kepala, luka lecet di tangan, lecet di kaki, hilang kesadaran dan meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Juli Bireuen.***

Komentar

Loading...