Breaking News

Usai Ditangkap, Gepeng Malah Ajak Duel Aparat

Usai Ditangkap, Gepeng Malah Ajak Duel Aparat
Penulis
Rubrik
Sumber
Koresponden Khairul Anwar

Lhokseumawe | Nekat benar Gerombolan Pengemis (Gepeng) di Kota Lhokseumawe. Bayangkan, saat di tangkap tim petugas gabungan Polisi Satuan Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Lhokseumawe, eeh malah mengajak aparat untuk berduel.

Indisiden ini berawal Tim Gabungan Satpol PP dan Polisi, menangkap sejumlah Gepeng di Pusat perbelanjaan Kota Lhoskeumawe. Saat itu gerombolan Gepeng sedang beraksi dengan cara meminta-minta, baik di simpang jalan, maupun di pusat perbelanjaan.

Tak diam, akhirnya petugas mengangkut satu persatu ke mobil petugas. Tiba-tiba ditengah perjalanan menuju ke Kantor Satpol PP Lhokseumawe, salah seorang pengemis berbadan tegap, berambut keriting, meraung-raung sambil berteriak mengajak duel dengan salah seorang Polisi. “Kenapa kalian buat aku seperti ini. Kalau berani kau turun dari mobil, saya berani menantang kalian,” kata salah seorang Gepeng, yang tak mau menyebut  identitasnya ketika tanya wartawan MODUSACEH.CO, saat diangkut dengan truck polisi.  

Tak lama kemudian, suasana itu kembali reda setelah aparat Kepolisian bersama Satpol PP mengamankan Gepeng tadi ke Kantor Satpol PP. Sementara Kapolres Lhokseumawe melalui Kabag Ops Kompol Ahsan menyebutkan, penangkapan Gepeng di Kota Lhokseumawe, karena maraknya isu penculikan anak. Sehingga Polres dan Satpol PP menertibkan sejumlah Gepeng yang meminta-minta baik di simpang jalan, maupun di pusat perbelanjaan Kota Lhokseumawe, tujuannya hanya untuk menjaga ketertiban umum. “Ya, tim Gabungan Satpol PP dan Polisi telah melakukan razia Gepeng di Kota Lhokseumawe, jumlah yang ditangkap mencapai 15 orang. Selenjutnya Satpol PP akan menyidik dan menyerahkan ke Dinas Sosial untuk dibina,” katanya, Jumat, 24 Maret 2017.  

Menurut Ahsan, gerombolan Gepeng di Kota Lhokseumawe sempat meraung-raung, tim petugas gabungan mengamankan di beberapa titik. Lantas penertiban gerombolan Gepeng mengatasi kriminalitas serta amukan massa, seiring maraknya isu penculikan anak.***

Koresponden Khairul Anwar

Komentar

Loading...