Breaking News

Usai Adu Mulut, Enam Remaja Tikam Pemilik Warung Kopi

Usai Adu Mulut, Enam Remaja Tikam Pemilik Warung Kopi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Enam remaja laki-laki terjerat kasus hukum atas tindakan mereka, melakukan penganiayaan (penikaman) terhadap pemilik warung kopi, di kawasan Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kasat Reskrim AKP M, Taufik membenarkan kejadian tersebut dalam konferensi pers, Rabu (27/11/2019).

Katanya, keenam tersangka masih anak di bawah umur. Mereka adalah, YU, SA, KR, MN, MAF, dan DDC. "Mereka masih berusia 15 hingga 17 tahun," kata Trisno.

Penganiayaan tersebut terjadi, Selasa (19/11/2019), sekira pukul 21.00 WIB, dalam satu warung di kawasan Banda Aceh dengan korban Ari Firdaus dan Fitrah.

Kasus itu bermula saat empat orang perempuan datang ke warkop milik korban dan terjadi keributan antara mereka berempat. Sedangkan korban Ari Firdaus saat itu menegur keempat perempuan itu dan meminta agar tidak membuat keributan.

"Kemudian, kedua orang perempuan pergi dan kembali dengan tujuh pelaku," jelas Kapolresta.

Saat tiba di warkop, pelaku MN merangkul korban dan pelaku YU menikam korban dengan pisau di bagian paha sebelah kiri. "Korban mengalami 4 luka tusukan," ungkapnya.

Tidak berselang lama, adik kandung korban Fitrah datang dan berusaha menolong korban, namun dua pelaku KA dan DC langsung memukul Fitrah.

Saat kejadian, warga datang berusaha melerai. Namun, para pelaku langsung melarikan diri dan pergi ke daerah Lamteh.

Setelah itu mereka pergi ke warung kopi di Gampong Punge. Tidak lama personil langsung menangkap ketujuh pelaku.

Dari hasil keterangan pelaku, mereka melakukan hal tersebut hanya karena solidaritas pertemanan. Dan hasil dari perbuatan mereka juga tidak dipikirkan.

Nah, atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 170 ayat (2) ke (1) dan (2) Jo pasal 351 ayat (1) Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.***

Komentar

Loading...