Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

GAH Gelar Aksi di Kantor Dishub Aceh

Tuntut Publikasi Dugaan Markup Pengadaan Kapal Aceh Hebat

Tuntut Publikasi Dugaan Markup Pengadaan Kapal Aceh Hebat
Aksi sejumlah pemuda mengatasnamakan diri Gerakan Aceh Hebat (GAH) di depan Kantor Dishub Aceh (Foto: Mufazzal/MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Sejumlah pemuda mengatasnamakan dirinya, Gerakan Aceh Hebat (GAH), mengelar aksi demontrasi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Kamis di Banda Aceh.

Mereka menuntut keterbukaan anggaran pengadaan tiga Kapal Aceh Hebat 1, 2, dan 3, jenis Fery Roro, yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2020, Rp378 miliar.

"Harus adanya transparansi anggaran pembelian tiga unit kapal Aceh Hebat berjenis Roro," desak Eriza Gusmanda, Kordinator Lapangan (Korlap) GAH.

Foto: Mufazzal I MODUSACEH.CO

GAH menduga, pengadaan ketiga kapal tersebut, sarat adanya indikasi markup atau pengelembungan harga.

"Ada dugaan markup dalam pembelian kapal masing-masing Rp178 miliar," tuding Beni, salah satu orator dan peserta aksi.

Foto: Mufazzal I MODUSACEH.CO

GAH juga meminta agar pengadaan dan spesifikasi Kapal Aceh Hebat dipublikasikan ke publik.

"Gerakan Aceh Hebat menuntut Pemerintah Aceh menjelaskan kualitas Kapal Aceh Hebat 1, 2 dan 3 kepada publik Aceh serta kepada lembaga lainnya untuk mengusut dugaan adanya markup tadi," tuntut Eriza.

Foto: Mufazzal I MODUSACEH.CO

Itu sebabnya, mereka meminta aparat penegak hukum untuk melakukan upaya penegakan hukum.

"Mendesak Kejaksaan Tinggi Aceh dan Kapolda Aceh untuk memeriksa proses awal pengadaan Kapal Aceh Hebat 1, 2 dan 3," tegas Eriza Gusmanda.***

Komentar

Loading...