Tukang Becak di Aceh Barat Deklarasi Dukung Jokowi

Tukang Becak di Aceh Barat Deklarasi Dukung Jokowi
Foto: Aidil Firmansyah

Meulaboh | Puluhan tukang becak di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mendeklarasikan diri untuk memberi dukungan terhadap calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin. Deklarasi tersebut dilakukan di Tugu Meukeutop Teuku Umar, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan, Senin (1/4/2019) sore.

Dukungan dari para tukang becak tersebut muncul, karena mereka menilai selama ini Joko Widodo peduli dalam peningkatan kesejahteraan melalui program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Keluarga Harapan.

Koordinator Tukang Becak, Mahmuddin mengatakan. Mereka memberikan dukungannya kepada Jokowi-Ma'aruf Amin lantaran Jokowi dinilai Capres petahana yang telah terbukti bekerja. Perhatian Jokowi selama menjabat presiden terhadap masyarakat lemah sangat terlihat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai program yang dianggap mendukung.

"Untuk meningkatkan kesejahteraan Jokowi sudah menyalurkan KIP, ada juga PKH untuk keluarga kami, sehingga anak-anak kami bisa sekolah," kata Mahmuddin.

Mahmuddin melanjutkan, selama ini Jokowi juga sukses membangun insfrastruktur. Dia mencontohkan pembangunan jalan tol dan kegiatan insfrastruktur lain. Salah satunya pembangunan irigasi Lhok Guci yang berada di Kecamatan Pante Ceureumen. Jokowi, kata dia, juga berprilaku lemah lembut dan dekat dengan rakyat.

"Sangat erat dengan rakyat dan disukai rakyat, karena beliau lemah lembut dengan masyarakat, pemimpin seperti itu yang kita suka," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Sektariat Bersama (Sekber) Joko Widodo-Ma'aruf Amin, Muhammadi, yang hadir dalam kegiatan deklarasi tersebut mengatakan. Pihaknya sangat bangga dengan adanya dukungan dari para tukang becak tersebut, dirinya meyakini 60 persen masyarakat Aceh Barat telah memilih Jokowi.

"Dengan adanya dukungan dari abang becak ini, maka apa yang menjadi target kita memperoleh suara 60 persen di Aceh Barat tidak lagi meleset," kata Muhammadi

Lanjut dia, pihaknya merasa kewalahan untuk melampaui suara lebih dari 60 persen, lantaran sulitnya melawan isu yang dimaikan selama ini untuk menyerang Capres asal Kota Solo ini.

Sementara itu, pantauan MODUSACEH.CO, tim dari pasangan Prabowo-Sandiaga  belum melakukan deklarasi terbuka dan menggelar kampanye bersama masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.***

Komentar

Loading...