Tjahjo Kumolo Sebut Jokowi akan Bubarkan Lagi Beberapa Lembaga Negara

Tjahjo Kumolo Sebut Jokowi akan Bubarkan Lagi Beberapa Lembaga Negara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Rapat tersebut membahas RUU tentang ASN Tingkat I ke-2, mendengarkan pandangan pemerintah atas penjelasan DPR RI, penyerahan daftar inventarisasi masalah (DIM), pembentukan Panja RUU tentang ASN. TEMPO/M Taufan Rengganis
Penulis
Rubrik
Sumber
tempo.co

Jakarta | Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan kembali membubarkan sejumlah lembaga negara demi perampingan birokrasi.

Tjahjo mengatakan, kali ini pemerintah akan membubarkan lembaga yang dibentuk lewat undang-undang, sehingga harus dengan persetujuan DPR RI.

"Mudah-mudahan pertengahan tahun sampai akhir tahun, akan kami ajukan ke DPR usulan badan-badan, lembaga, yang mungkin bisa dihapuskan," kata Tjahjo dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Menpan RB yang disiarkan di kanal Youtube DPR RI, Selasa, 8 Juni 2021.

Ia tidak merinci lembaga negara mana saja yang akan dibubarkan. Namun, ia menyebut beberapa di antaranya berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Ada kementerian yang badannya sampai tiga loh. Bingung ini. Saya enggak sebut lah, tapi saya kira Pak Nasir (Anggota DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil) bisa lihat, di Kominfo," ujar Tjahjo.

Tjahjo menyebut sudah sepakat dengan menteri yang membawahi untuk menghapuskan satu badan karena terdapat 3 sampai 4 eselon I di sana.

Dalam sebuah kolom di suatu media, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat RI Hendra J. Kede menduga, bisa saja tiga lembaga kuasi independen Kominfo yang dibentuk lewat undang-undang bakal disasar, yakni; Komisi Informasi, Komisi Penyiaran Indonesia, dan Dewan Pers.

Saat dikonfirmasi, Tjahjo memastikan tidak akan membubarkan lembaga penting, apalagi Dewan Pers. "Tidak pernah sebut lembaga, apalagi dewan pers, lembaga penting dan harus ada," ujar Tjahjo Kumolo lewat pesan singkat, Rabu, 9 Juni 2021.***

Komentar

Loading...