Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Tim Tabur Kejati Aceh Ciduk DPO Kasus Narkoba

Tim Tabur Kejati Aceh Ciduk DPO Kasus Narkoba
Darwis alias Lanang Bin M. Nasir (Foto: Humas Kejati Aceh)

Banda Aceh I Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali menangkap buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkotika jenis sabu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Muhammad Yusuf, Kamis (21/1/2021) dalam pers di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Banda Aceh menjelaskan. Hari ini sekitar pukul 15.30 WIB, tim Tabur Kejaksaan Tinggi Aceh dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Aceh Timur, berhasil mengaman buronan terpidana tindak pidana pekara narkotika atas nama Darwis alias Lanang Bin M. Nasir.

Sebelumnya, Darwis sudah masuk DPO Kejaksaan Negeri Aceh Timur berdasarkan surat, Nomor:B-1120/L.1.22/Euh.3/05/2020, tanggal 11 Mei 2020, perihal permohonan bantuan pencarian/penangkapan DPO.

Penangkapan Darwis dipimpin Koordinator Intelijen Kejati Aceh, Farid  Rumdana SH.

Terpidana ditangkap di Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Lampulo Banda Aceh, saat memuat barang untuk persiapan melaut. Kebetulan terpidana seorang nelayan. "Jadi pas di laut kita tanggkap," kata Muhammad Yusuf.

Ia menambahkan, terpidana Darwis terbukti bersalah melakukan tindakan pidana narkotika sektar April 2018 di Desa Blang Buket, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Akibatnya, Darwis dijerat melanggar Pasal 114 ayat(2) jo. Pasal132 ayat satu Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Ini berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap, Nomor 4335 K/Pid.Sus/2019, tanggal 12 Desember 2019.

Isinya menyatakan terpidana dihukum selama 9 tahun penjara dan dendan Rp1 miliar dan subsider 3 bulan penjara.***

 

Komentar

Loading...