Breaking News

Kasak Kusuk Lokakarya Persiapan Penyusunan RPJM Provinsi dan Kabupaten-Kota di Aceh

Tim RPJM Bentukan Irwandi-Nova Ogah Berani Tampil di FGD KOMPAK

Tim RPJM Bentukan Irwandi-Nova Ogah Berani Tampil di FGD KOMPAK
Agenda Lokakarya
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Ini memang bukan kisah baru, tapi juga terlalu lama. Terjadi Rabu dan Kamis (14-15/06/2017) lalu di Banda Aceh. Saat itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KOMPAK menyelenggarakan lokakarya bertajuk; persiapan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Aceh dan Kabupaten-kota serta tinjauan hukum, tahapan dan tata cara penyusunannya. Lokasi yang dipilih pun lumayan mentereng yaitu di Hotel Hermes Palace, Lambhuk, Banda Aceh.

Nah, dalam lokakarya itu, KOMPAK mengundang beberapa tamu penting. Mulai Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), kabupaten-kota, akademisi dan ketua serta sekretaris penyusunan RPJM, baik untuk Gubernur terpilih dan Bupati dan Walikota di Aceh. Termasuk juga tenaga ahli Bappeda Aceh.

Sumber media ini yang juga salah satu peserta lokakarya mengungkapkan. Agenda hari itu antara lain persentasi singkat tentang gambaran umum rencana kerja penyusunan RPJMA 2018-2022 oleh Kepala Bidang Program dan Pendanaan Pembangunan Bappeda Aceh, tinjauan regulasi nasional dan daerah serta tahapan, proses dan mekanisme penyusunan RPJMD. Termasuk sinergi prioritas pembangunan nasional dalam penyusunan RPJMA 2018-2022.

Untuk agenda itu, KOMPAK menghadirkan narasumber Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Bangda Kemendagri dan Direktur Otonomi Daerah, Kemendagri PPN/Bappenas. Sedangkan agenda lokakarya hari berikutnya, 15 Juni 2017 paparan dan diskusi mekanisme konsultasi dan evaluasi rancangan RPJMA oleh Menteri Dalam Negeri dan RPJMK oleh Gubernur. Untuk agenda ini, sebagai narasumber adalah Kasubditrektorat Perencanaan dan Evaluasi Wilayah I, Ditjen Bina Bangda Kemendagri. Sedangkan penjabaran Visi, Misi dan program unggulan kepala daerah terpilih dalam rancangan RPJMA dan RPJK: studi kasus dan pengaman daerah lain, dipercaya narasumbernya Noldy Tuerah yang tak lain tenaga ahli KOMPAK .

Kemudian, untuk agenda pemaparan Visi, Misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, dipercaya sebagai narasumber yaitu tim Gubernur/Wakil Gubernur terpilih. Sayangnya, untuk agenda pemaparan ini, tim RPJMA Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih ogah berani tampil alias disebut-sebut tidak hadir. Sehingga sejumlah perserta lokakarya bertanya-tanya bahkan merasa heran. Sebab, pada hari pertama lokakarya yang dibuat KOMPAK, yaitu 14 Juni 2017, tim Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sempat hadir. Menurut sumber media ini, semula tim RPJMA Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih itu pada panitia mengaku siap tampil. Tapi ketika ada peserta ingin memastikan kenapa tidak hadir pada panitia lokakarya tersebut, panitia juga mengaku tidak tahu kenapa tiba-tiba tidak hadir lagi pada hari kedua lokakarya itu.

Sementara Noldy Tuerah, tenaga ahli KOMPAK melalui pesan singkat, Sabtu (01/07/2017) menjelaskan. Saat lokakarya hari kedua tanggal 15 Juni 2017, ia melakukan persentasi pertama, setelah itu langsung ke bandara atau menuju Jakarta. “Selamat sore Juli, pada saat lokakarya hari kedua tanggal 15 Juni, saya presentasi jam pertama. Kemudian saya langsung persiapan ke bandara.  Jadi saya kurang paham tentang hal tersebut. Saat sesi saya presentasi ada beberapa orang dari perguruan tinggi dan LSM yang memberikan komentar, tapi saya tidak dapat membedakan apakah mereka dari tim yang mana? Demikian yang dapat saya sampaikan tentang hal tersebut. Terima kasih,” kata Noldy Tuerah, menjawab konfirmasi media ini.

Sedangkan panitia KOMPAK lain belum mendapatkan pejelasan atas ketidakhadiran tim Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih untuk memaparkan RPJM yang mereka sedang bahaskan itu. Salah satunya Sekretaris Tim RPJM Irwandi-Nova, Eli Supriadi. Dihubungi salah seorang dari KOMPAK Dicky juga belum menjawab, begitu juga pesan singkat belum berbalas hingga berita ini diwartakan. Kondisi ini  sempat mengundang tanda tanya publik, karena di berbagai media sosial seperti facebook, para anggota RPJM Irwandi-Nova paling ngetol mempublikasi kegiatan mereka. Alamak!***

Komentar

Loading...