Breaking News

Polisi Serahkan Berkas Perkara Akrim

Tim Jaksa Akan Bahas Pasal Dugaan Pengancaman Wartawan

Tim Jaksa Akan Bahas Pasal Dugaan Pengancaman Wartawan
MODUSACEH/Juli Saidi
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Kejaksaan Negeri Aceh Barat, mengaku sudah menerima pelimpahan berkas dugaan pengancaman wartawan Berita Mingguan Tabloid MODUSACEH  dan Media Daring MODUS ACEH.CO, Aidil Firmansyah.

Berkas perkara dari Polres tersebut, diterima Kejari Aceh Barat, Jumat (24/01/2020). “Berkas sudah sampai ke kantor kita hari Jumat,” kata tim jaksa peneliti berkas dimaksud, Abdi Fikri, SH., M.H yang juga diamini Kasi Pidum Andri Herdiansyah, SH., M.H, di Kejaksaan Aceh Barat, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (28/01/2020).

Berkas dugaan pengancaman terhadap wartawan dengan tersangka Akrim,  tim Jaksa Aceh Barat masih dalam tahap melakukan penelitian terhadap berkas perkara tersebut.

Sedangkan jaksa yang ditunjuk untuk melakukan penelitian perkara itu adalah Jen.T, Abdi Fikri, dan Badrunsyah.

“Kita sedang teliti. Berkas masih tahap satu ada kewenangan jaksa melakukan penelitian,” jelas Abdi Fikri.

Terhadap dorongan sejumlah organisasi pers, Dewan Pers serta Komnas HAM Perwakilan Aceh, agar mengunakan pasal Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Tim jaksa mengaku masih  melakukan penelitian.

“Pasalnya masih diteliti. Kalau berita yang beredar mau dinaikkan ke Undang-Undang Pers, nanti kita lihat dulu. Paling utama itu mungkin si korban apa yang mendukung identitasnya bahwa dia benar-benar wartawan, itu perlu ditegaskan,” kata Abdi Fikri.

Lanjut Abdi Fikri, bila si korban jelas identitasnya sebagai wartawan, maka akan dipelajari lebih lanjut oleh jaksa. Namun untuk saat ini, dari berkas yang diterima Jaksa Aceh Barat, dalam berkas yang ada, polisi masih menggunakan Pasal 335 KUHPidana.

“Kalau nanti dia jelas  wartawan, baru kita lihat perbuatan si tersangka ini apakah masih bisa kita kenakan dengan Undang-Undang Pers, masih di situ. Awal Pasal 335 pengancaman,” ujar Abdi Fikri.

Terhadap berkas tahap satu yang diterima Kejaksaan Aceh Barat dari Polres Aceh Barat, direncanakan untuk dikembalikan pada Selasa (28/01) atau paling lama, Rabu (29/01/2020).

“P18 rencana hari ini dikirim ke Polres atau paling lama besok pagi. P18 itu memberi tahu bahwa belum lengkap, petunjuknya nanti menyusul,” sebut Abdi Fikri.

Begitupun, Abdi Fikri menegaskan bahwa berkas tersebut masih ada yang harus diperbaiki oleh penyidik dari Polres Aceh Barat.

“Berkas pasti ada yang harus diperbaiki. Masalah penerapan pasal, itu akan dibahas dalam tim Jaksa,” jelasnya.

Abdi juga mengaku untuk saat ini dari amatannya, jaksa belum melihat ada lampiran surat Dewan Pers dalam berkas yang diserahkan pihak Polres ke jaksa, sejak Jumat lalu. “Sekilas belum ada lampiran surat Dewan Pers,” katanya.

Namun, Abdi Fikri mengaku bila surat Dewan Pers ada hubungan dengan perkara tersebut, maka bisa dipertimbangkan.

“Kalau ada hubungannya masih bisa dipertimbangkan. Tetapi seperti jelaskan diawal, Aidil apakah benar-benar wartawan atau tidak, kalau sudah jelas dia wartawan baru kita cari pasal-pasal yang mungkin berkenaan dengan itu,” sebut Abdi Fikri, Selasa (28/01).***

Komentar

Loading...