Tiga Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh
Ibrahim diantar ke rumahnya dan didampingi sejumlah tokoh masyarakat setempat. Sumber foto: Istimewa.
Penulis
Rubrik

Jantho | Tiga dari empat pasien yang telah dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid-19) di Aceh, telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumah.

Salah satu diantaranya Ibrahim, warga Gampong Teubang Phui Baro, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, yang sempat dinyatakan positif Covid-19, setelah pulang dari Jakarta.

Direktur RSUDZA Banda Aceh, Dr. dr. Azharuddin, Sp.OT, K-Spine FICS menyebut, setelah sempat dirawat selama 14 hari di ruangan RICU RSUDZA, secara klinis kondisi pasien telah membaik.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swab terbaru, Sabtu, 4 April 2020, telah dinyatakan negatif Covid-19.

"Iya sembuh, dan sudah dipulangkan kemarin," kata dr. Azharuddin saat dihubungi media ini, Senin (6/4/2020).

Diketahui, dari surat pernyataan sehat pada pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien konfirmasi positif Covid-19 atas nama Ibrahim, yang dikeluarkan RSUDZA Banda Aceh, Minggu, 5 April 2020 menyatakan, dari hasil pemeriksaan saat ini, tidak ditemukan gejala dan tanda infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) aktif lagi.

Hal itu diperkuat berdasarkan kondisi klinis Ibrahim yang membaik, dan hasil pemeriksaan swab terbaru yang dikeluarkan Balitbang Kemenkes Jakarta, negatif Covid-19.

Azharuddin mengatakan, 3 pasien positif COVID-19 itu sembuh setelah RSUDZA Banda Aceh menerima hasil sampel lendir (swab) terbaru dari Balitbangkes Kemenkes RI yang menyatakan ketiganya negatif virus tersebut.

"Sembuh, dalam artian kembali seperti orang biasa, setelah dua minggu lebih dirawat," ujarnya.

Hasil pemeriksaan negatif Covid-19 tersebut dijumpai pada tiga dari empat pasien yang sudah terkonfirmasi positif, yaitu Ibrahim (60 tahun), YRP (23 tahun) dan IF (60 tahun). Dengan hasil negatif itu, ketiga pasien telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Sementara itu, sambung Azharuddin, pasien AJ yang berumur (60 tahun), dari hasil pemeriksaan tenggorok ulang, masih dinyatakan positif Covid-19.

“Dari hasil pemeriksaan RT-PCR, pasien AJ masih dinyatakan positif Covid-19. Hal ini dimungkinkan terjadi karena respon imunitas tubuh atau antibodinya belum terbentuk dengan cukup baik, yang disebabkan karena adanya penyakit penyerta lainnya,” katanya.

Dengan sembuhnya tiga orang tersebut, maka tersisa satu orang lagi pasien positif COVID-19 di Aceh yang masih dirawat di RSUDZA.

Menurutnya, pasien yang tersisa itu tidak hanya positif COVID-19, tetapi juga memiliki riwayat penyakit lain yang mengharuskan pasien untuk tetap dirawat.

"Satu lagi ada penyakit lain sebenarnya, bukan (hanya) corona, tapi karena masih positif, kita tunggu sekali lagi pemeriksaan swab lagi," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif menyebut satu pasien yang telah sembuh berasal dari Banda Aceh dan dua lainnya dari Kabupaten Aceh Besar.

Meski telah dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang, namun Hanif tetap mengimbau agar ketiga pasien tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.

"Setiba di rumah, kami imbau kepada mereka untuk tetap melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Jika ada keluhan medis, segera hubungi kami," kata Hanif saat dihubungi media ini, Senin (6/4/2020).

Sebelumnya sebanyak lima orang warga Aceh dinyatakan positif COVID-19. Empat diantaranya dirawat di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, dan seorang lagi bernama Agus Ares, warga Kota Lhokseumawe, meninggal dunia saat masih dalam status PDP, sebelum dikonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Montasik (Impelmont), Ikhwan Zuhdi menuliskan di akun media sosialnya, "dengan Qadarullah, sesuatu yang kadang-kadang dianggap tidak mungkin bagi manusia pasti mungkin bagi sang pemilik kemungkinan. Alhamdulillah ayahanda Tgk. Ibrahim (Montasik, Aceh Besar) yang sempat dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu telah berhasil melawan keganasan virus ini dan sekarang dinyatakan sembuh total. Tetap selalu jaga kesehatan, jangan pernah panik agar imun tubuh selalu stabil," tulisnya.

Adapun Ibrahim, salah seorang pasien yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona itu menyampaikan, apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada tim medis RSUDZA yang telah memberikan pelayanan dan penanganan medis terbaik, sehingga dinyatakan negatif Covid-19.

“Terima kasih kepada tim medis. Alhamdulillah setelah mendapatkan perawatan, kondisi saya sudah cukup baik dan dinyatakan negatif Covid-19," sebut Ibrahim saat dihubungi media ini.

“Saya berterima kasih banyak kepada para dokter dan perawat yang telah merawat saya dengan begitu ikhlas, mudah-mudahan menjadi amal ibadah disisi Allah," katanya.

Ibrahim juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat Aceh, supaya menjaga diri dan keluarga, serta mengikuti berbagai himbauan dan arahan yang dikeluarkan pemerintah.

"Tetap waspada dan berdoa kepada Allah agar kita semua terhindar dari Covid-19. Kita harus yakin bahwa ini adalah bentuk ujian dari Allah. Dalam peristiwa ini, Allah ingin melihat apakah cobaan ini semakin membuat kita tawadhu’ atau justru berpaling dari Allah,” paparnya.***

Komentar

Loading...