Breaking News

Tiga Napi Bersama Ganja 1 Kg Diamankan Polisi, Kalapas Lhokseumawe Bungkam

Tiga Napi Bersama Ganja 1 Kg Diamankan Polisi, Kalapas Lhokseumawe Bungkam
Napi kasus narkoba diamankan Polres Lhokseumawe, Kamis (19/12), setelah ketahuan menyelundupkan ganja 1 Kg dalam Lapas Klas II A Kota Lhokseumawe (Foto: Din Pasee)

Lhokseumawe | Sebanyak tiga napi kasus narkoba diamankan Polres Lhokseumawe, karena ketahuan menyelundupkan barang bukti ganja seberat 1 Kg ke dalam penjara.

Pasca kejadian itu, Kalapas Lhokseumawe Nawawi justru bungkam dan tidak melayani konfirmasi awak media, Kamis (19/12).

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP melalui Kasat Narkoba Iptu Ferdian Chandra kepada media ini membenarkan pihaknya telah mengamankan sebanyak tiga orang napi bersama barang bukti berupa ganja seberat 1 Kg.

Ketiga napi itu ketahuan hendak menyelundupkan bungkusan ganja yang akan diedarkan dalam penjara setempat.

"Saya membenarkan ada tiga napi bersama barang bukti ganja telah diamankan. Saya tadi kirim anggota untuk mengamankan dan melakukan pengembangan," ucapnya.

Berdasarkan data laporan atensi pimpinan dari Kalapas Klas II A Kota Lhokseumawe Nawawi kepada Kakanwil Aceh Agus Toyib menerangkan kronologis kejadian tertangkapnya tiga napi terlibat penyelundupan ganja ke dalam penjara.

Awalnya, Kamis (19/12) sekira pukul 10.30 wib telah ditemukan narkoba jenis ganja kering seberat lebih kurang 1 kg di dalam tong sampah depan blok/kamar 5C Lapas Lhokseumawe.

Diuraikan, mantan KPLP Lapas Klas II A Kota Lhokseumawe Abu Hanifah Nasution (Kasi Bimker) dijumpai Ari Fonna Alianda petugas penjagaan yang baru lepas tugas malam melaporkan penemuan ganja.

Barang narkoba itu masuk pada subuh dengan cara dilemparkan melalui tembok lapas sebelah barat berada dekat dengan bagian dapur.

Ari Fonna Lianda sendiri mendapatkan informasi tersebut dari seorang napi tampingan Edi Suryadi alis Si Om.

Informasi itu langsung ditelusuri Abu Hanifah Nasution dengan memanggil napi tamping dimaksud untuk dimintai keterangan.

Dalam keterangannya diperoleh bahwa, yang mengambil narkoba tersebut adalah napi Muhammad Basaruddin alias Cuping dan napi Adam bin Ismail alias Apa Nan.

Lalu ganja tersebut diserahkan kepada Azhar bin Baichul Muhammad (Kamar 5C). Ketika napi Azhar dipanggil, dari keterangannya bahwa barang ganja itu ada di dalam tong sampah depan kamar 5C.

Lalu, Abu Hanifah memanggil pegawai lapas Muhammad Ridwan dan Muhammad Riski untuk pergi ke blok/kamar 5C,  guna mengambil barang ganja dimaksud dan membawa ke ruangan Seksi Kamtib bersama dengan kedua napi tersebut.

Selanjutnya pihak Lapas setempat langsung menyerahkan napi dan barang bukti ke Polres Lhokseumawe.  Setelah dilakukan pengembangan terungkap satu napi lain juga ikut terlibat dalam penyelundupan ganja itu.

Sehingga ketiga napi itu adalah Afrizal bin Rusli (34), napi Adan bin Ismail alias Apa Nan (35) dan Azhar Baichul Muhammad, 26 tahun.***

Komentar

Loading...