Setelah Tenggelam di Sungai Tambon Tunong

Ternyata Santri Dayah Paloh Gadeng

Ternyata Santri Dayah Paloh Gadeng
Jajaran Polsek dan Koramil Dewantara mengevakuasi mayat almarhum Riski (Foto: Din Pasee)

Dewantara I Ternyata, sosok mayat laki-laki yang sebelumnya tak dikenal dan ditemukan mengapung di sungai Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, ternyata seorang santri Dayah Darul Huda Paloh Gadeng. Identitas jenazah tadi bernama Riski.

Kepastian itu baru terungkap setelah beberapa santri kawan satu bantal tidur melaporkan kepada guru mengaji mereka bahwa mayat tak dikenali yang heboh di media pers dan sosial adalah rekan mereka yaitu, Riski.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasubbag Humas, Salman Alfarisi menjelaskan. Keterangan itu diperoleh dari Teungku Sufi, seorang guru di dayah tersebut.

Nah, berdasarkan keterangan awal yang disampaikan teman santri tadi, almarhum bersama santri lain pergi keluar dari dayah untuk memancing ikan di sungai.

Namun sebelum memancing, mereka lebih dulu mencari udang kecil di dekat tambak yang bersebelahan dengan sungai. Karena udang akan dijadikan sebagai umpan untuk memancing ikan.

“Dari keterangan yang disampaikan temannya (saksi). Awalnya korban dan tiga orang temannya keluar dari dayah untuk memancing,” katanya.

Meski keempat santri itu tidak pandai berenang, namun tetap nekad mengarungi sungai . Sehingga sampai di tengah sungai, keempat santri sempat kelelepan air dan berusaha menyelamatkan diri untuk kembali ke tepi sungai.

Sayang, hanya tiga santri yang berhasil selamat dan almarhum Riski justru masih terjebak dalam air sungai. Akibatnya, ketiga temannya yang kelelahan semakin lemah ketika melihat Riski tenggelam dengan tangan melambai ke atas permukaan air.

Karena tidak bisa berenang, ketiga santri itu tetap berusaha menyelamatkan Riski dengan melempar pelepah daun kelapa. Tapi, usaha itu gagal hingga lambaian tangan Riski ikut tenggelam dan menghilang dalam sungai.

Entah karena merasa bersalah dan takut, ketiga santri itu sempat diam dan tidak berani memberitahu kepada pimpinan Dayah Darul Huda.

“Jadi ketiga temannya baru memberitahukan kepada guru mereka Rabu kemarin. Lalu hal itu dilaporkan ke Polsek Dewantara untuk kemudian disampaikan kepada keluarga korban,” jelasnya.

Korban Riski merupakan warga Gampong Baloy, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Pasca kejadian itu, keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kepergian Riski yang meninggal karena musibah tenggelam dalam sungai.

Diberitakan sebelumnya, Heri seorang warga di sana kaget saat menemukan mayat yang mengapung tanpa baju. Ketika itu, diahendak buang air kecil di Krueng Tambon, Dusun 1 Gampong Tambon Tunong.

Penemuan mayat itu sempat mengegerkan warga Tambon Tunong yang datang untuk melihat dan mencoba mengenalinya. Namun saat itu tidak satu pun warga yang mengenal mayat tanpa identitas tersebut.

Awalnya atau Selasa (9/3/2021), sekira pukul 14.20 WIB, Fauzi (50) warga Gampong Tambon Tunong sedang memperbaiki pintu pagar rangkang miliknya. Lalu, datang Heri untuk menikmati makan siang di rangkangnya. Seketika, Heri hendak buang air kecil di pinggir sungai setempat.

Heri sontak terperanjat melihat ada mayat tanpa baju dengan celana training warna hitam dan mengapung disungai dalam posisi terlungkup.

Karena tak berani menyentuh mayat, Heri dan Fauzi memberitahukan pada Geusyik Gampong Tambon Tunong, Aguseha (52).

Selanjutnya, Aguseha menghubungi Personel Polsek Dewantara dan Koramil 03/Dwt serta mengajak masyarakat untuk melakukan pengecekan kebenaran info temuan mayat itu. Kemudian mayat tanpa identitas itu diangkat dan dimasukan dalam kantong jenazah warna hitam.

Selanjutnya Personel Polsek Dewantara menghubungi personel identifikasi Polres Lhokseumawe dan menyampaikan penemuan mayat yang belum diketahui identitas ini, sekaligus meminta agar personel identifikasi Polres Lhokseumawe segera ke lapangan.

Nah, pukul 15.25 WIB, mayat langsung dievakuasi ke Rumah Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia di Blang Mangat Kota Lhokseumawe dengan menggunakan ambulance hingga akhirnya diketahui bahwa mayat tadi adalah Riski.***

Komentar

Loading...