Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Kasus Proyek Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Simeulue Tahun Anggaran 2017

Ternyata Oknum Pejabat PUPR Simeulue Terlibat

Ternyata Oknum Pejabat PUPR Simeulue Terlibat
Foto: Firdaus Hasan/MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Kepala Kejaksaan Negeri Simeulue, Muhamad Ansar Wahyuddin membenarkan kelima tersangka yang terlibat dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan dan jembatan Kabupaten Simeulue dengan nilai Rp 10,7 miliar, Tahun Anggaran 2017, adalah pejabat di lingkungan Dinas PUPR Simeulue.

Kelima tersangka yakni AH, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), AL Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), IW Pejabat Pengadaan dan Penerima Pekerjaan (PHO), DA Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan BF sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Perkara ini berawal dari hasil Laporan Audit Keuangan Negara, BPKP Perwakilan Provinsi Aceh yang menerangkan ada kerugian negara sekitar Rp 5,7 miliar dan telah dikembalikan Rp1,4 miliar," kata Muhammad Ansar Wahyuddin, Jum’at (29/1/2021) di Kejati Aceh.

"Saat ini saksi yang sudah diperiksa lebih dari 20 orang dan kemungkinan tersangka bisa saja bertambah lagi, nanti tergantung dari preses persidangan," tambahnya.

Sementara itu Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh, R Raharjo Yusuf Wibisono mengaku. Harusnya pelimpahan berkas pekara tersangka dan barang bukti tahap kedua ke Kejaksaan Negeri Simeulue sudah dilakukan.

Namun mengingat Simeulue jauh, dan sidang tindak pidana korupsi hanya ada satu di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, maka atas perintah Kajati, Kajari Simeuludisarankan ke Kejaksaan Tinggi Aceh.***

Komentar

Loading...