Usaha Online Bekerjasama dengan Abu Azzam

Ternyata Muchsin Kamal alias Imam Muda Alumni Pelatihan Jalin

Ternyata Muchsin Kamal alias Imam Muda Alumni Pelatihan Jalin
Muchsin Kamal alias Imam Muda, penjual airgun ke Zakiah Aini, tiba di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok. Istimewa)
Rubrik

Banda Aceh I Muchsin Kamal alias Imam Muda (28) ternyata alumni pelatihan teroris di Jalin, Kabupaten Aceh Besar tahun 2010 silam.

Data yang berhasil dihimpun media ini menyebut, tanggal 19 Maret 210, Imam Muda menyerahkan diri ke Polres Pidie. Lalu, pengadilan memutuskan dia 8 tahun penjara.

Tanggal 26 Maret 2018 lalu, Muchsin Kamal mendapat pembebasan bersyarat dan dia menjadi salah satu binaan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Aceh.

Usai bebas, dia mengelola usaha bengkel dan sebagai agen (penyalur) serta penjual senjata air sofgun secara online.

Dia bekerjasama dengan  Hasbuddin alias Abu Azzam alias Azzam bin Abdurrahman hingga akhirnya diciduk kembali Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Banda Aceh, Kamis (1/4) sore lalu. 

Muchsin lahir di Desa Mee, Lampoih Saka, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, 6 Juli 1992. 

Dia ditangkap Densus 88 Antiteror di Jalan Syiah Kuala, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh, karena menjual senjata airgun ke Zakiah Aini.

Usai menjalani pemeriksaan di Polda Aceh. Dia akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"ZA membeli airgun kepada Muchsin Kamal secara daring. Menurut rencana, tersangka tiba di Jakarta sore ini," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detik.com, melalui pesan singkat, Sabtu, 3 April 2021.

Sebelumnya, terduga teroris Zakiah Aini diketahui menyerang Mabes Polri dengan menggunakan senjata jenis airgun. Densus 88 Antiteror Polri berhasil menangkap penjual airgun ke Zakiah bernama Muchsin Kamal alias Imam Muda di Banda Aceh.

"Pada hari Kamis (1/4), Tim Densus 88 AT menangkap Muchsin Kamal alias Imam Muda di Syiah Kuala, Banda Aceh-NAD," ujar Irjen Argo Yuwono.

Zakiah tewas usai ditembak petugas di bagian dada. Zakiah masuk ke Mabes Polri dengan menyelipkan senjata di salah satu bagian tubuhnya. Dia melepaskan enam tembakan untuk menyerang polisi di dalam Mabes Polri hingga akhirnya dilumpuhkan.***

Komentar

Loading...