Selama Tiga Tahun Terakhir

Ternyata Agustiar Mengaku Mencuri 40 Unit Sepeda Motor

Ternyata Agustiar Mengaku Mencuri 40 Unit Sepeda Motor
Tersangka Agustiar (tengah) dan barang bukti sepeda motor hasil kejahatan yang diamankan di Polres Aceh Utara di Lhoksukon, Jumat kemarin. (Foto: antaranews.com)

Aceh Utara | Masih ingat Agustiar (31), pria bernasib sial dan apes karena diamuk massa?

Ternyata, warga asal Gampong M.4, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur mengaku telah mencuri 40 unit sepeda motor sejak tiga tahun terakhir.

Informasi ini disampaikan Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Rustam Nawawi di Lhoksukon, Jumat kemarin.

Kata Rustam, Agustiar mengaku saat menjalani pemeriksaan penyidik. "Tersangka mengaku mencuri 40 unit sepeda motor dalam kurun waktu tiga tahun terakhir," kata AKP Rustam Nawawi.

Seperti diwartakan media ini, tersangka Agustiar ditangkap warga di rumah mantan istrinya, Gampong Tanjong Dalam, Senin, 21 September 2020 lalu, sekira pukul 23.00 WIB.

Baca: Diduga Mencuri Sepeda Motor Warga, Agustiar Pulang Ke Rumah, Ditangkap dan Diamuk Massa.

Ungkap Rustam, saat pemeriksaan penyidik, tersangka mengaku dalam menjalankan aksinya tadi, dia dibantu seorang rekannya berinisial LI yang kini ditetapkan sebagai DPO. Aksi tunggal pencurian sepeda motor yang pernah dilakukan Agustiar sejak 2018. Jumlah mencapai 16 unit sepeda motor.

20200926-agustiar

Agustiar, diduga pelaku pencurian motor ditangkap massa di Gampong Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan (Foto: Ist)

"Aksi pencurian dilakukan secara bersama-sama dengan LI, ada 24 unit sepeda motor di wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur," ujar AKP Rustam.

Seperti diwartakan antaranews.com. Kanit Pidum Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara Aiptu Rustam menyebutkan polisi sudah menyita barang bukti tiga unit sepeda motor hasil curian diduga dilakukan tersangka.

“Terkait masyarakat membeli sepeda motor hasil kejahatan tersangka, itu juga melanggar hukum. Kami juga akan melakukan proses setelah berkas tersangka utama sudah lengkap," terang Aiptu Rustam.

Polisi menjerat tersangka Ar dengan pasal 363 Ayat (1) jo 480 jo 55 KUHP dengan ancaman pidana hingga tujuh tahun penjara.***

Komentar

Loading...