Breaking News

Terbakar Cemburu, Istri Pertama Bakar Rumah Istri Kedua

Terbakar Cemburu, Istri Pertama Bakar Rumah Istri Kedua
ist

Pidie | Dipicu rasa cemburu, wanita berinisial RS (50) warga Gampong Cot Murong, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie membakar rumah istri kedua dari suaminya, Cahaya Murni (50) di Gampong Lhok Panah Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Jumat (24/08/18) sekira pukul 03.00 WIB, dini hari.

Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah dan seisinya rata dengan tanah. Termasuk, tiga unit sepeda motor yang hampir hangus terbakar.

Pelaku, RS merupakan istri pertama dari Hasbi (50). Sementara Cahaya Murni adalah istri kedua. Pelaku emosi lantaran perkawainan suaminya dilakukan tanpa persetujuan dirinya.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kapolsek Sakti Iptu Chairil Ansar, S.Sos, MM saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Pidie mengatakan. RS membakar rumah milik Cahaya Murni karena cemburu  karena suaminya menikah lagi dengan Cahayan Murni.

Iptu Chairil Ansar menceritakan, pembakaran rumah tersebut di awali saat pelaku bertandang ke rumah orang tua Cahaya Murni, untuk  menanyakan status pernikahan antara suaminya dengan Cahaya Murni agar diselesaikan secepatnya.

Dikarenakan Cahaya Murni tidak berada di kediamannnya, para perangkat Gampong memberitahukan kepada pelaku, supaya persoalan ini diselesaikan besok hari saja.

“Namun pelaku merasa tak puas, tepatnya pada Jumat (24/08/2018), sekira pukul 03.00 WIB. Pelaku datang sendiri dan membakar rumah milik Cahaya Murni. Setelah melakukan aksinya, pelaku melaporkan kepada Geuchik Gampong (kepala desa) Lhok Panah, Usman (45), kemudian pelaku pergi begitu saja,” terang Iptu Chairil Ansar.

Lalu, Tim Opsnal Res/Intel Polres Pidie dan Polsek Sakti mengamankan RS, warga Gampong Cot Murong Kecamatan Sakti, di kawasan Gampong Lhok Kecamatan Sakti pada Jumat (24/08/18) sekira pukul 04.00 WIB menjelang subuh tadi.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menahan RS di sel tahanan Mapolsek Sakti guna penyelidikan lebih lanjut dan akan di jerat dengan Pasal 187 KUHP.***

Komentar

Loading...