Breaking News

Tawarkan ABG Lewat WhatsApp, Terduga Mucikari di Nagan Raya Diamankan

Tawarkan ABG Lewat WhatsApp, Terduga Mucikari di Nagan Raya Diamankan
Ilustrasi prostitusi online.

Banda Aceh | Praktik prostitusi online tak hanya terjadi di kota-kota besar. Kini, praktek haram itu sudah merambah ke berbagai penjuru wilayah di Aceh.

Contohnya terjadi di Provinsi Aceh, persisnya di Kabupaten Nagan Raya.

Minggu, 11 Juli 2021, seorang wanita berinisial ZI (24) warga Blang Teungoh, Kecamatan Kuala dari kabupaten setempat. Diringkus Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya.

Diduga, dia berprofesi sebagai mucikari hingga akhirnya diamankan polisi saat berada di Desa Alue Mameh, Kecamatan Suka Makmue.

Kepala Polres Nagan Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi Risno, SIK melalui Kepala Satreskrim, Ajun Komisaris Polisi Machfud mengatakan. ZI merupakan mucikari yang selama ini menawarkan jasa prostitusi kepada lelaki hidung belang secara daring.

"Terlapor (ZI) sudah menjadi mucikari atau perantara jasa seksual sejak tahun 2020 melalui media sosial WhatsApp, instagram dan facebook," kata AKP Machfud, Jumat. 

Nah, tanggal 10 Juli 2021, sekira pukul 15.29 WIB, terlapor menawarkan seorang wanita kepada pengguna jasanya yang juga seorang pelajar berinisial MS (17 tahun), warga Desa Kuala Pling, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat.

"ZI menanyakan tarif kepada korban MS melalui WA, dan korban MS menyebut Rp500 ribu. Selanjutnya terlapor menghubungi penggunanya dan memberitahukan tarif MS," sebut Machfud.

Selanjutnya, terlapor membawa MS bertemu dengan pengguna jasanya. Lalu si pelanggan memberikan uang Rp900 ribu, yakni Rp 500 ribu untuk MS, sementara ZI mengantongi  Rp400 ribu. 

"Sekitar pukul 22.00 WIB, terlapor diamankan petugas Kepolisian yang memakai pakaian preman di Desa Alue Mameh, Nagan Raya, dan kemudian dibawa ke Polres Nagan Raya," ungkap Machfud.

Akibat perbuatannya ini, pelaku terancam Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau pasal 297Jo 506 KUHPidana.

"Kini pelaku masih diperiksa intensif di Polres Nagan Raya," tutup Machfud.***

Komentar

Loading...