Breaking News

Senin Besok DPRA Kembali Undang TAPA Bahas APBA 2018

Sekretaris TAPA Jamaluddin: TAPA Insya Allah Hadir!

Sekretaris TAPA Jamaluddin: TAPA Insya Allah Hadir!
DPRA dan TAPA membahas rapat anggaran tahun 2017 di ruang rapat badan anggaran DPRA, Selasa (24/1) malam. (Kanal Aceh)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Setelah menyampaikan surat kronologis pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2018 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat kemarin (26/01/2018), di Aula Dirjen Bina Keuangan Daerah (Kememdagri) Syarifuddin.

Pimpinan DPR Aceh  Tgk. Muharuddin dan Teuku Irwan Djohan serta Ketua Fraksi, wakil rakyat itu kembali menyampaikan secara langsung kronologis pembahasan anggaran 2018.

Setelah DPR Aceh menjelaskan kronologis pada pertemuan yang berlangsung sekira pukul 10.00 Wib sampai jelang Jumat, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin tetap menyarankan agar pengesahan RAPBA 2018 senilai Rp 14,7 triliun tersebut disepakati dengan Qanun.

"Kemudian setelah mendengarkan penjelasan DPRA, Pak Dirjen menyarankan agar diupayakan tetap dibahas dan Qanunkan. Karena waktu masih ada, walaupun sudah sangat sempit sekali," kata Wakil Ketua DPRA yang ikut dalam pertemuan tersebut, melalui sambungan telpon, Sabtu (27/01/2018).

Menurut Teuku Irwan Djohan, DPRA juga sudah mengirimkan surat kembali pada Pemerintah Aceh terkait pembahasan anggaran 2018. "DPRA tetap coba undang, DPRA sudah kirim undangan kemarin (Jumat) langsung ditanda tangan oleh Sulaiman Abda, hari Senin kita undang untuk rapat sekaligus RAPBA dan KUA-PPAS di Banggar," ujar Teuku Irwan Djohan.

Sementara itu Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) Jamaluddin melalui WhatsApp, Sabtu (27/10) juga mengaku akan hadir. "Senin tgl 29 Jan ada rapat TAPA dan Banggar, insya Allah TAPA hadir, tksh," kata Jamaluddin.

Memang, sumber media ini mengaku, dalam pertemuan antara Pimpinan DPRA, Fraksi dan Komisi, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin, disebut-sebut telah menghubungi TAPA untuk hadir penuhi undangan DPRA Aceh tersebut.

Nah sebagaimana diketahui, dalam pembahasan lanjtan KUA-PPAS 2018, DPRA meminta berbagai dokumen program 2018 yang telah diusulkan dalam KUA-PPAS.

Dokumen yang diminta DPRA tersebut, sepert dokumen hasil Musrembang dan program by name by address serta dokumen lainnya.***

 

 

Komentar

Loading...