Tanpa Sebab, IRT Paloh Batee Dianiaya dan Dibekap Pria Tetangga

Tanpa Sebab, IRT Paloh Batee Dianiaya dan Dibekap Pria Tetangga
Korban bersama adiknya. (Foto: Din Pasee)

Dewantara | Tanpa diketahui penyebabnya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Nuraini (43) tiba-tiba mendapat penganiayaan berat di bagian mulut. Selain itu, dia juga  sempat dibekap pelaku D (24), seorang pria yang juga tetangganya di Desa Paloh Batee, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. 

Peristiwa itu diungkapkan M. Fazhil (31),  adik korban, Senin (19/4/2021). Dia tidak terima perlakuan biadab pelaku D terhadap kakak kandungnya ini. 

Peristiwa itu berawal Sabtu (17/4/2021) malam. Korban Nuraini sedang sendirian di rumah karena suami dan anaknya sedang keluar. 

Saat itu, Nurani sedang dalam posisi tidur dan bergolek-golek dalam kamarnya sambil bermain handphone. 

Tiba-tiba dan tanpa diketahui, pelaku D masuk dalam rumahnya dengan gelagat aneh. Tapi, Nuraini tak curiga dan menghiraukannya, lantaran dia menyangka anaknya yang baru pulang.

Dalam keadaan sedang lalai itulah, seketika pelaku D menarik ujung kaki korban seraya menendang dan meninju wajahnya. Bahkan saat hendak berteriak minta tolong, mulut korban sempat dibekap pelaku. 

Namun teriakan pertamanya sempat mengundang perhatian warga sekitar yang mencoba memberi pertolongan ke rumah korban. Karena ketakutan dan ketahuan, akhirnya pelaku D melarikan diri. 

“Saat itu kakak sedang tidur sambil bermain HP. Lalu tiba-tiba pelaku masuk, tanpa ada basi basi, langsung menarik kakinya, dan menendang hingga ditinju. Tadinya sempat berpikir itu adalah anaknya yang baru pulang. Mulut kakak juga dibekap agar tidak berteriak,” jelas Fazhil. 

Fazhil mengaku, selama ini dia tidak begitu kenal dengan pelaku D dan sama sekali tidak pernah berkomunikasi. Sehingga tidak punya masalah dengan pelaku serta kakaknya menjadi sasaran pemukulan tanpa sebab yang jelas. 

“Kakak saya sempat diminta untuk berdamai, tapi dia tidak mau dan sudah melaporkan ke polisi,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban meminta aparat penegakkan hukum segera menangkap pelaku, dan menghukumnya setimpal. 

“Kami dari keluarga sangat menyesalkan kejadian yang seperti ini, karena korban tidak punya persoalan dengan pelaku,” pintanya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah membenarkan adanya seorang IRT menjadi korban pemukulan oleh pelaku D pria tetangganya.  Ini sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/27/IV/2021/Aceh/RES LSMW/SEK TARA. 

Kapolsek menjelaskan saat itu pelaku D masih sempat ditahan warga setempat. Namun saat polisi hendak menjemputnya, ternyata sudah kembali kabur tanpa diketahui warga setempat. 

Akibatnya, polisi terpaksa melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku. 

“Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Padahal tadinya pelaku sempat ditahan warga. Tapi begitu polisi tiba, ternyata pelaku kembali kabur,” kata Kapolsek.***

Komentar

Loading...