Tak Setor Pajak, Direktur PT Harun Plaza Dieksekusi ke Lapas Lhokseumawe

Tak Setor Pajak, Direktur PT Harun Plaza Dieksekusi ke Lapas Lhokseumawe
Kejari Lhokseumawe yang diwakili Kasi Intel mengeksekusi Direktur PT Harun Plaza ke Lapas setempat. (Foto: Kejari Lhokseumawe)
Penulis
Sumber
Taufiq Hidayatullah Reporter Lhokseumawe/Aceh Utara

Lhokseumawe | Kejari Lhokseumawe mengeksekusi Direktur Utama PT Harun Playa terpidana perkara pajak ke Lapas Lhokseumawe, Selasa (16/11).

Diketahui bahwa Direktur Utama PT. Harun Plaza yang berinisial I terbukti bersalah tidak menyetor pajak Rp 494 Juta. Tersangka I melanggar Pasal 39 Ayat 1 huruf d dan l Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Miftahuddin kepada MODUSACEH.CO, Kamis (18/11/2021) mengatakan, Tersangka akan menjalani pidana penjara 1 tahun 3 bulan dan denda sebesar Rp 1.188.000.000 atau dua kali dari Rp 594 juta.

Dan diperhitungkan uang titipan sebesar Rp 450 juta dengan ketentuan, apabila terpidana tidak membayar denda paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

"Maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi denda. Apabila harta benda terpidana tidak mencukupi untuk membayar denda tersebut, maka diganti pidana kurungan selama 3 bulan berdasarkan putusan MARI Nomor 1840 K/Pid.Sus/2021 Tanggal 1 September 2021," sebut Miftahuddin.

Kasus bermula saat Tersangka I akan mendirikan pusat perbelanjaan di Kota Lhokseumawe dengan nama Harun Plaza pada tahun 2015. Namun Tersangka I tidak menyetorkan pemotongan pajak ke kas pendapatan negara.***

Komentar

Loading...