Sumber Tidak Ada, Desa Pulau Siumat Kesulitan Air Bersih

Sumber Tidak Ada, Desa Pulau Siumat Kesulitan Air Bersih
Ilustrasi.

Selain air hujan, masyarakat di sana mengolah air laut untuk dikonsumsi. Tapi, karena kurang sehat dan alat menjadi rusak, sehingga kesulitan mendapatkan air bersih.

Simeulue | Terbatasnya sumber air bersih di Desa Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, mengakibatkan penduduk desa itu kesulitan mengkonsumsikan air bersih.

Desa Pulau Siumat berjarak sekitar 21 kilo meter lebih dari daratan Kota Sinabang dan cukup lama mengalami kesulitan air bersih. Itu sebabnya, mereka berupaya mencari sumber air  namun hingga kini sumber air itu belum didapatkan.

"Upaya untuk mendapatkan sumber air di sini sudah kita usahakan. Tap,hingga kini belum ada yang kita temukan, ada sumur yang kita buat namun airnya bau dan asin," ucap Aryunan, Kepala Desa Pulau Siumat, pada MODUSACEH.CO, Senin, 16/09/2019.

Kata Aryunan, untuk kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat desa pulau dalam itu hanya mengandalkan air hujan. Saat kemarau datang, masyarakat desa yang dihuni 425 jiwa itu, memasok air dari Kota Sinabang, menggunakan kapal penumpang maupun bot nelayan setempat.

"Kalau air hujan sudah tidak ada lagi, kami akan membeli air dari Kota Sinabang yang diangkut dengan bot penumpang dari sini ke Sinabang. Namun, kalau cuaca sedang tidak baik serta gelombang laut tinggi, untuk kebutuhan air minum kita menggunakan air kelapa muda," jelas Aryunan.

Lanjut Aryunan, Pemerintah Simeulue telah berupaya memberikan bantuan berupa alat penyulingan air laut menjadi air tawar. Namun alat itu kurang berfungsi dengan baik, karena air yang dihasilkan belum memenuhi seperti yang diharapkan.

Kini alat itu sudah tidak difungsikan lagi, bahkan sudah rusak akibat berkarat yang disebabkan air laut.

"Pemerintah Simeulue sudah pernah memberikan bantuan berupa alat penyulingan, namun kualitas air yang dihasilkan masih belum baik, saat digunakan air untuk memasak malah mengeluarkan busa," paparnya.

Aryunan berharap Pemerintah Simeulue untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan air di desa itu, dengan melakukan kajian atau penelitian guna mencari titik air bersih yang dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami berharap Pemerintah Simeulue, menurunkan tim peneliti dimana posisi sumber air yang dapat digunakan di desa kami ini, sehingga nantinya krisis air seperti ini tidak terjadi lagi," pinta Aryunan.

Alimuhayatsah, Plt Camat Simeulue Timur mengatakan. Keterbatasan air bersih di Desa Pulau Siumat memang sudah terjadi sejak lama. Pemerintah kecamatan dan kabupaten telah berupaya mengatasi permasalahan itu.

Kondisi Desa Pulau Siumat saat ini sangat memperihatinkan, selain permasalahan air juga ada permasalahan lain. Misalnya, belum ada listrik di desa itu.

"Kita dari pihak pemerintah terus berupaya menyelesaikan permasalahan serta melakukan pembinaan pada desa Pulau Siumat itu agar dapat lebih baik, desa itu perlu perhatian khusus," kata Alimuhayatsah.***

Komentar

Loading...