Dibalik Konflik Keluarga

Steffy Burase: Saya Menyerah Sampai Disini!

Steffy Burase: Saya Menyerah Sampai Disini!
Steffy bersama Irwandi (Foto: instagram Steffy)
Rubrik

MODUSACEH.CO | Prahara rumah tangga Irwandi Yusuf, mantan Gubernur Aceh bersama istrinya Steffy Burase, sepertinya berbuntut panjang.

Ibarat serial drama telenovela di tivi, kisahnya pun penuh warna. Gembira, ceria dan berakhir dengan konflik keluarga.

Nah, setelah diberitakan media ini soal pengakuan Darwati, istri Irwandi Yusuf atau akrab disapa BW, telah menceraikan Steffy Burase lalu dibalas Steffy tidak ada perceraian tersebut.

Begitupun, Minggu, 27 September 2020 pagi, secara khusus Steffy mengirim chapter isi hatinya kepada media ini. SAYA MENINGGALKAN SUAMI SAYA dan SAYA MENYERAH Sampai disini,” tulis salah satu kalimatnya.

Saat dikonfirmasi ulang media ini, Steffy membenarkannya. “Benar per hari ini saya meninggalkan suami saya,” jawab dia.

20200927-capter-steffy

Apakah ini berarti perceraian antara Anda dengan Irwandi, seperti diinformasikan Darwati? Tanya media ini. Steffy menulis. “Cerai tidaknya di tangan laki-laki. Saya tidak tahu ini cerai atau bukan, yang saya tahu saya menyerah sampai di hari ini.  Keputusan hidup saya di tangan saya. Terima kasih,” kata Steffy, menutup jawabannya.

Sebelumnya, satu kabar mengejutkan datang dari Darwati A. Gani, istri Irwandi Yusuf.

Melalui akun media sosialnya yang diunggah beberapa menit lalu (25 September 2020). Dia menulis bahwa Irwandi Yusuf atau akrab disapa BW, telah menceraikan Fenny Steffy Burase atau akrab disapa Steffy Burase, istri ketiga kedua BW.

“Pd kesempatan ini saya sampaikan bahwa Pak Irwandi sudah tidak ada hub lagi dg Stefy Burase, jadi tidak usahlagi ada yg menanyakan kepada saya melalui dm, apa kami merawat Pak Irwandi bersama2. Talaknya sudah jatuh sblm saya sampaidi Bandung”. Begitu tulis Darwati.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, media ini melakukan konfirmasi kepada Steffy. Hasilnya, dia mengirim jawaban, sesuai yang dia unggah di laman instragramnya.

Dia membenarkan penjelasannya itu dan mengizinkan untuk dikutip media ini. Berikut klarifikasi Steffy.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahhirahmanirahim.

Atas nama Allah bahwa semua yang saya katakan ini benar adanya, tanpa di rekayasa, dan demi Allah saya berucap....

Kronologis, hari Sabtu siang tepatnya tanggal 13 jam 12 siang suami saya menahan sakit di dalam lapas sampai minggu malam tanggal 20 akhirnya di rujuk ke emergency.

Tengah malam suami saya akan di pindah kan ke rumah sakit swasta, pada Saat akan pemindahan, kami ribut karena saya mènemukan sesuatu yang sangat tidak mengenakan dengan suami saya.

Akhirnya suami saya balik ke lapas dan tidak di rawat. Keesokan harinya suami saya menahan sakit dan pada malam harinya di rujuk lagi ke RS. Ketika beliau mengabari saya, saya sedang tidur karena tidak tidur malam sebelumnya.

Pagi hari ketika saya liat HP saya langsung ke rumah sakit mengenyampingkan kemarahan saya. Sampai di RS pada Senin pagi, dengan berat hati dan berusaha memaafkan suami saya, lagi2 masih terkait hal yang tidak enak itu masih terjadi.

Saya ngamuk dan berteriak2 serta mengancam suami saya untuk menceraikan saya dengan alasan JIJIK. Dan saya video Call ke salah 1 anaknya saat kejadian dan ternyata di rekam yang akan menimbulkan fitnah kedepannya.

Saat itu dalam keadaan terancam dan menghindari keributan lebih besar di RS suami saya mau mengeluarkan kata cerai. Saya pergi dengan emosi tapi saya menyuruh anak yang tinggal di rumah saya menemani suami saya sampai keluarganya tiba sore hari.

Saya langsung balik Jakarta. Saat di Jakarta hati menangis pilu memikirkan keadaan suami saya dan mencoba berdamai dengan kesalahan yang di perbuatnya.

Malam itu juga saya balik lagi ke bandung. Paginya saya ke RS, meminta maaf kepada suami saya dan istrinya, suami saya memaafkan saya begitupun saya, tetapi istrinya mengatakan lahir batin sampai mati tidak akan pernah memaafkan saya, persis ketika dulu dia bilang sampai mati akan menyingkirkan saya.

Saya berusaha berdamai dengan semuanya lalu saya pulang. Tapi suami saya intens wa saya dan memberitahu keadaannya selalu. Saya di rumah , hidup, tapi jiwa berasa mati, tidak bisa makan seakan2 saya yang sakit dengan air mata tanpa henti mendoakan suami saya.

Pagi ini suami saya mengirimkan foto keadaan dia yang makin Ga baik. Saya Tau dia.

Membatin menahan sakit dan perasaan. Pagi ini saya memberanikan diri berniat menjenguk beliau setelah mendapat laporan dokter kalau memang sakitnya makin parah.

Saya wa anaknya yang menjadi saksi keributan kami waktu itu lewat Video Call untuk memastikan kepada ibu tirinya agar tidak terjadi keributan.

Demi kesehatan bapaknya. Tapi saya malah dapat ancaman bahwa video keributan kami akan diedarkan, video itu tanpa suara sehingga akan menimbulkan fitnah baru terhadap kami.

Suami kami sakit , harapan saya dalam kondisi ini kesampingkan ego, tapi saya tidak menyangka keluar status seperti ini ke masyarakat, yang harusnya masyarakat tidak perlu Tau masalah kami.

Alasan saya menceritakan ini karena saya sudah SANGAT TIDAK KUAT menerima fitnah2 baru lagi dari keluarga suami. Saya SANGAT MENCINTAI SUAMI SAYA APA ADANYA DIA dan saya berharap untuk kesembuhan beliau. Mohon doa dari semuanya agar suami cepat sembuh, dan keluarga bisa membunuh ego karena reputasi. Sungguh sebaik2nya makhluk adalah yang bisa memaafkan dan melepaskan tombak kesombongan. Wasalam.

Sementara, menjawab pertanyaan apakah benar BW telah menceraikan dirinya? Steffy menjawab. “Benar tapi suami saya minta saya kembali.  Artinya, talaknya tidak ada karena dalam masa idah. Jadi, tidak benar ada perceraian,” jelas Steffy.

Selain itu jelas Steffy. “Pertama talak kami tidak sah karena di bawah ancaman dan paksaan. Kedua, kalo terhitung talak, artinya talak 1. Sebenrnya terlalu cepat nyonya membuat berita. Buka aja topeng permaisuri itu, capek saya sampe keadaan suami saya sekarat dia masih mikirin dirinya sendiri,” tulis Steffy.

Tapi status Darwati menjadi viral di Aceh, tanya media ini. “Status beliau viral karena marah suami saya balik ama saya. Dia mengancam saya untuk tidak datang atau dia akan mengedarkan video dengan cerita versi dia,” ungkap Steffy.

Selebihnya Steffy menulis;  di saat suaminya sedang sekarat dan ingin bertemu istri mudanya. Saat ini yang terpenting kondisi abang (BW) bukan masalah rumah tangga kami. Dan mohon masyarakat Aceh mendoakan kami ya,” tulis Steffy, menutup konfirmasi media ini.***

Komentar

Loading...