Iklan Sisi Lain Special Ramadhan

Terkait Dugaan Ketua Umum Forkab Setubuhi Gadis AN

Sosok AN Masih Misteri, Pengakuan Polem Muda Janggal

Sosok AN Masih Misteri, Pengakuan Polem Muda Janggal
Ahmad Yani alias Polem Muda (Foto: acehmonitor.com)
Rubrik

Walau namanya tersebut dan tertulis sebagai korban. Namun, sosok gadis AN masih misteri. Sebab, dia juga pernah mengaku disetubuhi pacarnya seorang oknum di Polda Aceh. Sementara Polem Muda mengaku kenal AN, tapi tak tahu namanya. Janggal?

Banda Aceh | Tak banyak yang bisa digali dari Ketua Umum Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh, Polem Muda Ahmad Yani, terkait tudingan dan dugaan bahwa dirinya telah menyetubuhi AN (26), seorang gadis asal Kota Idi, Kabupaten Aceh Timur.

Benarkah pengakuan AN terhadap perlakuan Polem Muda? Tanya media ini. “Itu tidak benar. Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan,” tegas Polem Muda, saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp (WA), Selasa pagi lalu.

Apakah kenal dengan AN dan benarkah Polem yang membeli tiket serta menjemputnya di bandara, sesuai pengakuan AN? Kejar media ini. Lagi-lagi Polem Muda membantahnya. “Saya tidak beli tiket dan menjemputnya di bandara,” tepis Polem. Sebaliknya, Polem mengaku kenal dengan AN. “Saya kenal AN,” ucap dia. Aneh?

Selanjutnya, Polem Muda mengirim link berita dari afnesw.co.id, yang mewartakan pengakuan AN, bahwa dirinya telah disetubuhi beberapa kali oleh sang pacar, yang juga seorang oknum bintara di Polda Aceh.

“Berita cewek ini juga, lima bulan yang lalu. Sekjen YARA yang kasih pada Polem semalam,” ungkap Polem Muda. Terkesan, dia ingin memberi petunjuk baru tentang sosok AN. Bisa jadi, Polem Muda ingin mengambarkan dan menjelaskan bahwa sosok AN, juga pernah membuat pengakuan serupa.

Begitupun, saat diminta foto dan nama asli AN, Polem Muda mengaku tidak punya dan tak tahu. Padahal, menurut pengakuan AN, tiket dia bersama temannya ke Jakarta, dibeli (pesan) oleh Polem Muda.

Berikutnya, Polem Muda tak menjawab alasan dari pertanyaan media ini bahwa dia mengenal AN, tapi tak tahu nama lengkap serta tak memiliki fotonya. Nah, disinilah terkesan ada kejanggalan.

Sebelumnya, Polem Muda ada mengirim penjelasan klarifikasi, terkait pemberitaan di afnesw.co.id. Dia menuding, media siber ini telah melakukan pencemaran nama baik dirinya dan Forkab Aceh.

“Polem tidak pernah melakukan penyekapan dan pemerkosaan terhadap AN dan Put, karena bisa dibuktikan dari rekaman CCTV yang ada di Apartemen Kalibata City Tower Viola,” tantang Polem Muda.

Polem Muda menegaskan, apa yang di beritakan afnew.co.id,  adalah hoak dan fitnah. Berdasarkan UU ITE Nomor 19 tahun 2016, yang merupakan perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008, sebut Polem Muda. Bagi penyebar hoax, dapat diancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Undang-Undang ITE (UU ITE).

“Isinya, setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik, dapat diancam pidana berdasarkan Pasal 45A ayat (1) UU 19/2016, yaitu dipidana  penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar,” jelas Polem.

Itu sebabnya, Polem meminta agar afnews.co.id meralat berita tersebut dan membersihkan nama baiknya,  karena segala sesuatu harus sesuai fakta dan proses hukum yang ada. "Jika tidak, saya akan tuntut secara hukum," ancam Polem Muda.

Lantas, bagaimana dengan gadis AN? Inilah yang masih jadi misteri. Sebab, jika link berita yang dikirim Polem Muda benar, maka sosok AN sepertinya bukan “pemain baru” dari pengakuan dan praktik persetubuhan.

Bukalah laman afnews.co.id. Nah, pada edisi, Sabtu, 3 Agustus 2019. Media siber ini menulis berita; Oknum Bintara Ditsamapta Polda Aceh Berulangkali Setubuhi dan Aniaya Gadis Desa. Diduga, gadis desa yang disebut media ini adalah AN.

Disebutkan, salah seorang oknum anggota polisi Bripda Masykur yang bertugas sebagai Ba.Subditdalmas Ditsamapta Polda Aceh, dikabarkan telah berulangkali menyetubuhi AN (26), gadis desa asal Kabupaten Aceh Timur.  Selain menyetubuhi, Bripda Masykur juga melakukan penganiayaan hingga membuat beberapa bagian tubuh korban mengalami luka memar.

Berdasarkan keterangan korban, Sabtu (3/8/2019, perkenalan antara Bripda Masykur dengan dirinya terjadi sekitar awal tahun 2019 lalu. Selanjutnya, pasangan tersebut mulai menjalin hubungan pacaran. AN mengatakan dirinya yakin menjalani hubungan dengan Bripda Masykur karena yang bersangkutan berjanji akan menikahinya.

Selama masa pacaran, Bripda Masykur terus berupaya dengan berbagai bujuk rayu agar AN mau menuruti keinginan mesumnya. Akhirnya, tanggal 29 April 2019, Bripda Masykur membawa korban AN ke tempat kostnya, kawasan Kaju Banda Aceh.

Nah, di tempat tersebutlah, Masykur berhasil menyetubuhi AN untuk pertama kalinya. Begitu mudahkah? “Disitu dua kali saya disetubuhi. Saya sempat menolak tapi dia terus memaksa,” ujar AN, persis seperti pengakuannya terhadap Polem Muda.

Usai disetubuhi, gadis AN sambil menangis meminta Masykur untuk bertanggungjawab atas perbuatannya. Dan saat itu, menurut AN, Bripda Masykur mengiyakan dan berjanji akan bertanggungjawab, hingga hubungan keduanya terus berjalan.

Selanjutnya, tanggal 31 Mei 2019, Masykur kembali membawa korban AN ke sebuah tempat kos. Kali ini, Bripda Masykur membawa AN ke tempat kost teman di kawasan Prada. Ditempat tersebut, Bripda Masykur kembali menyetubuhi AN sebanyak dua kali. Gila!

Usai melakukan perbuatan terlarang, korban AN menagih janji Masykur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun, permintaan itu membuat Bripda Masykur berang hingga terjadi pertengkaran diantara keduanya  hingga puncaknya pada tanggal 15 Juni 2019, Bripda Masykur  menganiaya gadis AN hingga korban menderita luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

Mendapat perlakuan yang menyakitkan, AN hanya bisa tertunduk lesu dan tidak tahu harus melaporkan kemana, mengingat Bripda Masykur juga mengancam agar korban tidak menceritakan kejadian yang dialaminya kepada siapapun.

“Saya tidak tahu mau mengadu ke siapa. Dia (Masykur) telah merusak hidup saya dan tidak bertanggungjawab” ungkap gadis AN sambil meneteskan air mata. Aneh?

Lalu, benarkah Bripda Masykur telah berbuat tak senonoh kepada AN? Sejauh ini belum ada pengakuan terbuka dari Bripka Masykur. Selanjutnya, afnews.co.id juga mengaku belum berhasil memperoleh klarifikasi dari Bripka Masykur. Gawat! (selengkapnya baca edisi cetak).***

Komentar

Loading...