Silaturahmi AHY ke PKB, Perkenalan Pengurus Baru Hingga Bahas Pilkada

Silaturahmi AHY ke PKB, Perkenalan Pengurus Baru Hingga Bahas Pilkada
Silaturrahmai AYH ke Partai Kebangkitan Bangsa (Foto: DPP Partai Demokrat)

Jakarta | Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Teuku Riefky Harsya (Sekjen), Renfile Antonio (Bendum), Herman Khaeron (Kepala BPOKK) dan Andi Arief (Kepala Bapilu), melakukan silaturrahmai ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rabu.

Kehadiran AYH disambut Ketum PKB Muhaimin Iskandar, didampingi Hasanudin Wahid (Sekjen), Jazilul Fawaid (Waketum), Faisol Reza (Desk Pilkada) dan Cucun Ahmad (Ketua FPKB DPR RI) di Kantor PKB, Jalan Raden Saleh Raya No. 9, Jakarta Pusat. 

Dalam kesempatan itu, AHY memperkenalkan jajaran pengurus baru DPP Partai Demokrat kepada DPP PKB. Dia juga mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk menyambung silaturahim.

"Kami bersahabat cukup lama. Kami bertemu dan cukup intensif berkomunikasi ketika saat saya pertama kali masuk politik sebagai kandidat dalam pemilihan gubernur di Jakarta. Kendati saya tidak sukses ketika itu, tapi tentu saya terus menggeluti dunia politik," kata AHY.

"Alhamdulillah hari ini dalam kapasitas yang berbeda, saya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat bersama dengan para sahabat dari Demokrat ingin kembali menyambung persahabatan dengan Ketua Umum PKB dan sahabat-sahabat PKB. Selain itu, kami juga membahas isu yang berkembang hari ini, terutama bagaimana kita ingin membangun kebersamaan, kolaborasi, bersinergi antar sesama elemen bangsa dalam menghadapi dan menangani pandemi covid-19," lanjut AHY.

AHY menjelaskan, walaupun Partai Demokrat hari ini bukanlah bagian dari pemerintahan nasional, namun memiliki semangat untuk bisa berkontribusi secara positif.

20200708-cak-imin2

Foto: DPP Partai Demokrat

"Diminta ataupun tidak, kami ingin juga menghasilkan solusi termasuk membantu tenaga medis dan juga masyarakat Indonesia yang sangat terdampak Covid-19. Kami berharap, persahabatan dan kebersamaan seperti ini juga terus langgeng tanpa melihat berada dimana kita saat ini, tetapi untuk tujuan yang baik, tujuan kemanusiaan, tentu kita harus bersatu padu," jelasnya.

Isu yang juga dibahas keduabelah pihak adalah, penolakan terhadap RUU HIP yang beberapa saat lalu menjadi kontroversi di tengah-tengah masyarakat.

"Kita tidak ingin dalam situasi yang seharusnya bersatu dalam konsentrasi yang sama yaitu menangani krisis pandemi, kemudian ada gagasan-gagasan tertentu yang justru membelah kita, mundur ke belakang hanya karena isu-isu yang tidak dibutuhkan hari ini. Perbedaan-perbedaan diantara kita misalnya," terang Ketum AHY.

"Kami bersepakat, Insyallah ke depan kita bisa semakin dekat. PD dan PKB memiliki banyak kesamaan, keselarasan dalam melihat Indonesia secara utuh, bagaimana melihat politik yang berkeadaban dan menyatukan antar komponen bangsa. Mudah-mudahan melalui ajang Pilkada serentak 2020 ini, kebersamaan di sejumlah daerah juga bisa menjadi awal yang baik untuk semakin dekatnya antara dua partai ini," ucap AHY.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga mengucapkan terima kasih kepada Ketum AHY beserta seluruh jajaran Pengurus Partai Demokrat yang bersilaturahmi ke kantor PKB.

"Kami sangat senang dan bangga atas kunjungan ini. Partai Demokrat dan PKB adalah dua partai yang sudah sangat lama bekerjasama, sepuluh tahun di zaman Bapak Presiden SBY, dan di parlemen," ujar Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin.

Masih kata Cak Imin. "Ini menjadi bagian dari momentum kita selain bersilaturahmi, kebersamaan ini bisa membuat kita lebih produktif lagi, terutama menghadapi tantangan musibah pandemi Covid. Tantangan-tantangan menghadapi ekonomi nasional yang semakin berat menghadapi ancaman krisis. Kedua, kita bersepakat untuk kerja sama lebih dalam lagi pada Pilkada. Dan yang ketiga tentu di parlemen kita berharap akan terus lebih produktif lagi mengabdi dan menghasilkan produk-produk DPR yang dibutuhkan masyarakat. Semoga kebersamaan PD dan PKB selalu terjaga dengan baik," ujar Muhaimin Iskandar.

Di akhir pertemuan, Ketum AHY dan Ketum Muhaimin Iskandar saling bertukar cinderamata.***

Komentar

Loading...