Setelah Ditendang Perampok, Sepmor IRT Dibawa Kabur

Setelah Ditendang Perampok, Sepmor IRT Dibawa Kabur

Aceh Timur | Nurmawati (59), Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Dusun M. Saleh, Desa Matang Bungong, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur, terpaksa harus pasrah kehilangan sepeda motornya, setelah dua orang kawanan perampok menendang dan merampas sepeda motor yang dia dikendarai seorang diri di Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Minggu (27/1/2019), sekitar pukul 04.20 WIB.

Kejadian itu bermula saat korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 03.10 WIB dari Desa Matang Bungong Idi, melaksanakan safari subuh berjamaah di Masjid AL-Qubra Kuta Binjei, Kecamatan Julok bersama sepeda motor Honda Scoopy Warna Biru Putih dengan nomor polisi, BL 6121 DAF.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kapolsek Nurussalam, Iptu Abdullah membenarkan kejadian itu. Dia menyebutkan, saat dalam perjalanan korban dihadang dua pemuda yang tidak dikenal persis di seputaran Cafe Blang Bugeng Gampong Meunasah Teungoh, Kecamatan Nurussalam. Kemudian pelaku  menendang korban dan terjatuh, setelah itu korban bangun dan mendorong sepmor sejauh dua puluh meter untuk minta bantuan.

"Saat korban mendorong sepmornya kemudian datang pemuda lainya dan menawari bantuan untuk didorong sepmor milik korban, setelah didorong pelaku memasukkan kunci dan membawa kabur sepmor milik korban. Korban saat itu dalam keadaan pusing dan luka di bagian tubuhnya akibat ditendang pemuda sebelumnya," kata Abdullah.

Setelah kejadian tambahnya, korban berjalan kaki sampai di Keude Jurong untuk meminta bantuan kepada warga agar diantar ke Polsek Julok, melaporkan kejadian perampokan tersebut. Personil piket Polsek Julok membawa korban ke Puskesmas Julok untuk dilakukan perawatan medis, dikarenakan korban mengalami sesak napas dan luka-luka.

"Akibat kejadian itu korban mengalami lecet di wajah bagian kanan, luka bagian tangan kanan, lutut kaki kanan dan luka di bagian punggung. Adapun barang milik korban yang dibawa pelaku diantaranya 1 Unit Honda Scoopy Warna Biru Putih BL 6121 beserta STNK DAF, 1 buah Handphone merk Nokia, uang kas dalam tas korban Rp 4 juta rupiah," sebut Abdullah.***

Komentar

Loading...