Setelah Dinas PU dan BPBD Saling Tuding, Jembatan Pulau Bengkalak Akhirnya Diperbaiki

Setelah Dinas PU dan BPBD Saling Tuding, Jembatan Pulau Bengkalak Akhirnya Diperbaiki

Simeulue | Setelah memakan waktu sepuluh hari, akhirnya jembatan di Desa Pulau Bengkalak, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue akhirnya diperbaiki.

Jembatan ini sebelumnya sempat mengalami ambruk tanggal 29 September 2019.

Lambatnya perbaikan jembatan yang jadi penghubung Kecamatan Teupah Selatan dengan Kecamatan Simeulue Timur itu, akibat dua instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simeulue, saling lempar tanggung jawab.

Kepala Dinas PU, Ikhsan Mikaris mengatakan, mestinya penanganan jembatan darurat Pulau Bengkalak yang ambruk ini tanggung jawab perbaikannya pada pihak BPBD, bukan pihaknya.

Alasannya, setiap kerusakan yang ditimbulkan karena bencana alam, leading sektornya berada BPBD. Sebab, BPBD punya dana siap pakai untuk tanggap darurat.

Sementara Dinas PU setempat tidak memiliki dana yang dapat ditarik setiap saat. Katanya, Dinas PU hanya sebagai pendamping yang siap memback up peralatan yang diperlukan untuk perbaikan jembatan.

"Jembatan itu rusak karena bencana alam, mestinya yang punya tanggung jawab BPBD bukan Dinas PU karena tidak ada dana yang bisa ditarik kapan saja," kata Iksan Mikaris, Selasa, 08/10/2019.

Kendati demikian, sebut Iksan. Karena itu merupakan akses vital masyarakat, pihaknya tidak serta merta lepas tangan. Meski agak terlambat tapi tetap memperbaiki jembatan darurat yang sudah beberapa kali mengalami kejadian serupa.

Pernyataan Iksan Mikaris tadi, dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Simeulue, Breuh Firdaus. Ia mengatakan, seharusnya perbaikan jembatan itu memang BPBD yang bertanggung jawab, karena rusaknya jembatan darurat itu disebabkan oleh banjir.

"Seharusnya demikian, tapi kita tunggu-tunggu tidak ada realisasi dari BPBD. Maka kita perbaiki jembatan itu," ucap Breuh, menjawab pesan singkat media ini.

Kepala Pelaksana BPBD Simeulue, Ir Ali Hasmi, kepada media ini membantah kalau persolan jembatan darurat yang ambruk itu menjadi tanggung jawab BPBD Simeulue untuk memperbaikinya.

Ali Hasmi mengatakan, perbaikan jembatan Pulau Bengkalak yang sudah berulang kali ambruk itu leading sektornya Dinas PU.

"Jembatan itu tanggung jawab perbaikannya Dinas PU. Kalau penanganan darurat bencana baru tugasnya BPBD," kata Ali Hasmi.

Amatan media ini di lapangan, jembatan darurat Desa Pulau Bengkalak itu, telah selesai dikerjakan. Pengerjaannya menggunakan satu unit alat excavator dengan menyusun batang kelapa sebagai tumpuan, kemudian ditimbun dengan tanah.***

Komentar

Loading...