Terkait Dugaan Ancaman Makmur Budiman Terhadap Hidayat

Selasa Mendatang, Polda Aceh Lakukan Gelar Perkara

Selasa Mendatang, Polda Aceh Lakukan Gelar Perkara

Banda Aceh | Dijadwalkan, Selasa, 19 Mei 2020 mendatang, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh akan melakukan gelar perkara kasus dugaan tindak pidana pengancaman yang dilakukan Makmur Budiman terhadap Hidayat, wartawan media online Indojayanews.com.

Informasi itu disampaikan Hidayat pada media ini, Minggu di Banda Aceh di Banda Aceh.

Menurut Dayat, begitu dia akrab disapa. Pemberitahuan tersebut berdasarkan surat polisi, Nomor B/482/V/RES.1.24/2020/Subdit I Resum yang meminta dirinya hadir di Aula Ditreskrimum Polda Aceh, Selasa, 19 Mei 2020, untuk keperluan gelar perkara.

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan surat laporan polisi Nomor LP/92/III/YAN.2.5./2020/SPKT, tanggal 21 Maret 2020, tentang perkara tindak pidana pengancaman, serta surat perintah penyelidikan Nomor SP.Lidik/58/III/RES.1.24/2020/Subdit I Resum, tanggal 31 Maret 2020 menyampaikan bahwa, Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana pengancaman tersebut" begitu tulis surat tadi.

Sementara dalam surat polisi, Nomor B/169/V/RES.1.14/2020/Subdit I Resum menyebutkan, terkait pelaporan Hidayat atas dugaan pengancaman oleh Makmur Budiman, Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Aceh telah melakukan penyelidikan. Namun, hingga saat ini penyelidik Polda Aceh masih membutuhkan waktu tambahan untuk mendapatkan keterangan dari ahli.

Ditreskrimum Polda Aceh menugaskan Kompol Sugeng PH sebagai penyidik. Untuk itu, Hidayat dimintai dapat hadir ke Polda Aceh pada Selasa, 19 Mei 2020 di Aula Ditreskrimum Polda Aceh pada saat gelar perkara tersebut.

Kepada MODUSACEH.CO, Hidayat mengaku akan mengikuti semua proses hukum yang berlangsung. Dia berharap, penyidik benar-benar dapat menjalankan tugasnya secara adil dan profesional. “Selaku warga negara, saya mencari keadilan berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Semoga tidak ada lagi kejadian serupa terhadap warga lainnya di kemudian hari,” kata Hidayat.

Ia mengatakan, jangan sekali pun pejabat dan pengusaha banyak uang, bukan berarti bisa berbuat seenaknya terhadap masyarakat umum. Apalagi menurutnya, dugaan pengancaman yang dilakukan kepada wartawan saat sedang menjalankan tugas, yang  dijamin secara hukum atau Undang-Pndang Pers No:40/1999 tentang Pers.

Hidayat mengapresiasi penyidik Polda Aceh yang telah bekerja dengan cepat, menindaklanjuti laporannya. Ia menyebut, gerak cepat ini berkat kepemimpinan yang baik Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada.

Ia juga berharap, penyidik Polda Aceh dapat melihat kasus dugaan pengancaman terhadap dirinya berdasarkan kronologis kejadian, bukan hanya mengungkap arti kata ‘paket’. Apalagi jika terlapor sudah mengakui memang benar ada mengatakan akan mengirim ‘paket’.

“Tidak mungkin orang ingin mengirim paket sembako dengan cara emosi dan marah-marah kepada orang yang mau dikirimi paket. Lagi pula, belum ada wartawan dikirim paket lebaran ke rumah, kalau ada yang mau kasih paket lebaran atau paket ramadhan, pasti disuruh ke kantor (pengirim paket),” jelasnya.

Itu sebabnya, dia mengaku trauma karena selang sehari sebelumnya, terjadi pengranatan rumah pribadi Plt Kepala ULP Setda Aceh oleh orang tak dikenal (OTK). "Waktu kejadian dengan pengancaman saya begitu dekat, tak sampai satu minggu. Selain itu waktu ramadhan masih satu bulan lagi. Jadi, sangat tidak masuk akal kalau tujuan Makmur Budiman mengirim paket untuk saya ada kaitan dengan lebaran atau puasa," ungkap Hidayat.

Sebelumnya, wartawan media Indojayanews.com melaporkan salah seorang pengusaha Aceh Makmur Budiman ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Aceh, Sabtu malam (21/3/2020), pukul 23.30 WIB.

Diduga, Makmur Budiman telah melakukan pengancaman terhadap Hidayat, di Cafe Donya Drop Daruet, Lamdingin, Kota Banda Aceh, Sabtu, 21 Maret 2020. Nah, akankah kasus ini berlanjut hingga ke pengadilan atau mentok di Polda Aceh? Kita tunggu saja.

Sementara itu wartawan MODUSACEH.CO ini telah melakukan konfirmasi kepada Makmur Budiman. Namun, sampai berita ini ditayangkan, belum memperoleh jawaban dan tanggapan.***

Komentar

Loading...