Selama Corona Belum Ada Peningkatan Kehamilan di Simeulue

Selama Corona Belum Ada Peningkatan Kehamilan di Simeulue
Ilustrasi.

Simeulue | Ada anekdot yang berkembang di Kabupaten Simeulue sejak adanya virus covid-19 yang saat ini telah menjadi pandemi. "Kalau pemerintah terus memaksa kita di rumah saja, menghindari penyebaran virus corona, saya yakin akan banyak ibu yang telah bersuami akan hamil, karena suaminya di rumah terus," begitu bunyi anekdot tadi.

Namun, sejauh ini anekdot itu belum menjadi kenyataan alias tak terjadi. Entah untuk beberapa bulan ke depan.

Nah, berdasarkan informasi Dinas Kesehatan Simeulue, anjuran pemerintah untuk tetap di rumah sepertinya tidak berpengaruh besar bagi perempuan yang telah berumah tangga di Kabupaten Simeulue.

Buktinya, sudah hampir dua bulan lamanya pandemi virus Corona itu mewabah di dunia termasuk Indonesia, Aceh serta Simeulue. Tidak terjadi peningkatan kehamilan di kabupaten kepulauan itu.

Nurhadini, S.St, Kasi Kesehatan keluarga dan gizi (Kesda), Dinas Kesehatan Simeulue menuturkan. Berdasarkan data yang ia terima dari sejumlah Bidan Desa pada bulan April 2020 lalu, tidak terjadi penambahan jumlah ibu hamil di sejumlah desa pada sepuluh kecamatan di Kabupaten Simeulue.

"Meski ada anjuran perbanyak di rumah karena ada virus corona, berdasarkan laporan bulan lalu dari para bidan desa, tidak ada penambahan drastis ibu hamil di kabupaten kita ini," ucap Nurhadini, Selasa.

Menurut Nurhadini, untuk data jumlah kehamilan pada bulan Mei 2020 pihaknya, belum mendapat laporan dari para bidan, sehingga belum bisa ia simpulkan apakah mengalami kenaikan atau tidak.

"Untuk bulan ini kita belum ada datanya, belum bisa saya sampaikan, naik atau tidak," kata Nurhadini.

Dijelaskan, tetap memberikan pelayanan kesehatan bagi kaum ibu yang sedang hamil. "Seperti biasa, dalam kondisi saat ini kita tetap berikan layanan kesehatan bagi ibu hamil, namun tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," jelas Nurhadini.***

Komentar

Loading...