Sebelum Terdampar di Bireuen, Warga Rohingya Satu Minggu Berada di Laut

Sebelum Terdampar di Bireuen, Warga Rohingya Satu Minggu Berada di Laut
ist
Penulis
Rubrik

Bireuen | Pengakuan mengejutkan datang dari warga etnis Rohingya, Myanmar yang terdampar di Pantai Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Jumat (20/4/18) siang. Kepada polisi, mereka mengaku telah terombang ambing di tengah laut selama satu minggu sebelum terdampar di Bireuen.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Bireuen AKBP Riza Yulianto melalui Kasat Airut Polair, Iptu Amir MZ menyatakan, 76 warga muslim Rohingnya itu terdampar di Pantai Kuala Raja pada pukul 14.00 WIB. Diantaranya, 42 laki-laki dan 26 wanita, termasuk 8 orang anak-anak.

20180421-b6064d56-16ea-411e-bd59-6191714ba5ec

Menurut Amir MZ, saat ditemukan 76 warga Rohingnya terlihat sangat lesuh, karena menurut pengakuan warga Rohingya tadi, mereka sudah satu minggu terombang ambing di laut dengan menggunakan perahu ikan berbobot 10 GT, tanpa kesediaan makanan yang cukup.

"Hampir 80 persen kondisi kesehatan mereka kurang sehat, karena kekurangan bahan makanan. Kita sudah koordinasi dengan PMI dan Pemkab Bireuen agar membantu warga Rohingnya, berupa obat-obatan dan makanan serta keperluan lain," harap Amir MZ pada sejumlah awak media pers di Bireuen.

Kata Amir MZ, dugaan sementara imigran Rohingnya itu hendak mengungsi ke Negara Malaysia dengan tujuan mencari kerja. “Pemkab Bireuen merencanakan para imigran tersebut ditempatkan di Gedung SKB Cot Gapu Bireuen, dan sudah dikoordinasikan dengan pihak Imigrasi Lhokseumawe untuk penanganan lebih lanjut. Dan pengungsi yang sakit, sudah ditangani pihak medis,” ungkapnya.***

Komentar

Loading...