Setelah “Menculik” dan Sekap Lima Bocah 

Satuan Reskrim Polres Aceh Utara Berhasil Ciduk Pelaku

Satuan Reskrim Polres Aceh Utara Berhasil Ciduk Pelaku
Pelaku diamankan Tim Satreskrim Polres Aceh Utara (Foto: tribratanewsacehutara.com)

Lhoksukon I Bukannya taubat. Eeh justeru malah berbuat dosa. Perbuatan tak terpuji ini dilakukan empat pemuda berinisial B (22), Is (24), Ir (23) dan AM (18).

Bayangkan, mereka “menculik” dan menyekap lima bocah dalam mobil. Lalu mereka merampas telpon seluler (HP) milik korban.

Begitupun, ibarat pepatah; sepandai-pandai tupai meloncat, pasti akan jatuh juga.

Tak sampai dari 24 jam setelah kejadian, Tim Satuan Reskrim Polres Aceh Utara berhasil menciduk empat pelaku tadi.

Seperti diwartakan tribratanewsacehutara.com, Rabu, 21 April 2021.  Satuan Reskrim Polres Aceh Utara menangkap mereka di dekat Terminal Keude Aceh Kota Lhokseumawe, Rabu (21/4/2021), sekira pukul 01.00 dini hari.

Sebelumnya mereka membawa lima remaja tadi dengan satu unit mobil jenis Suzuki Ertiga Nopol BK 1747 XU di Gampong Tanjong Ara, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, selasa (20/4/2021) pukul 2.30 WIB.

Nah, dalam mobil itu, para pelaku kemudian mengambil ponsel android milik para korban. 

“Modus yang mereka lakukan (tersangka) ialah semacam penipuan dan tipu muslihat untuk mendapatkan hp milik korban,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Fauzi.

Ia menjelaskan, awalnya para tersangka berpura-pura menanyakan alamat seseorang pada korban. Lantas, mereka meminta bantu pada korban untuk menunjukkan alamat dengan meminta para korban untuk ikut dalam mobil.

“Saat dalam perjalanan inilah para pelaku melakukan bujuk rayu dan penekanan pada korban untuk menyerahkan Hp mereka, baru kemudian korban ini diturunkan dari mobil dikawasan Gampong Matang kumbang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam pemeriksanaan awal terungkap, ini merupakan aksi kedua yang dilakukan para pelaku untuk mendapatkan ponsel korbannya.

“Sebelumnya pada Minggu (18/4) dini hari mereka mengambil hape dua remaja lainnya di kawasan Kota Panton labu, modus operandinya juga sama,” ujar AKP Fauzi.

Dalam kasus ini AKP Fauzi menyebutkan ada 7 orang korban, dan semuanya telah membuat laporan polisi.

Sejauh ini penyidik telah mengamankan 4 tersangka bersama 7 ponsel android serta 1 unit mobil sebagai barang bukti dan menetapkan 2 orang sebagai DPO.

“Para pelaku kita jerat dengan pasal 363 jo 378 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” tegas dia. Ada-ada saja!***

Komentar

Loading...