Masuk Wilayah Indonesia Tanpa Izin

Petugas Patroli KKP Tangkap Satu Unit Kapal Berbendera Malaysia

Petugas Patroli KKP Tangkap Satu Unit Kapal Berbendera Malaysia
Kapal asing bendera Malaysia (Foto: Ist)
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Petugas patroli, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Langsa, kembali menangkap satu unit kapal nelayan asing berbendera Malaysia.

Petugas juga mengamankan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Myanmar. Kapal tersebut, ditumpangi empat awak, yaitu: Houn Huon (Cambodia) sebagai Nakhoda, Sokhom Khoeurn (Cambodia), Nak Uth (Cambodia) dan Kosal Hai (Cambodia). Ketiganya merupakan ABK.

Kapten dan ABK kapal berbendera Malaysia asal Cambodia (Foto: Ist)

Satu unit kapal nelayan 1 KIA berbendera Malaysia ini ditangkap di perairan Selat Malaka, daerah teritorial Indonesia pada Posisi 03°42.639'N - 99°58.151'E, Kamis, 28 November 2019, sekira pukul. 16.07 WIB.

Diduga, kapal nelayan PKFA 7949 dengan ukuran 59 GT itu, tidak memiliki dokumen perizinan sah dari Pemerintah Republik Indonesia. Selain itu, mengunakan alat tangkap ikan terlarang.

Kepala Pangkalan SDKP Lampulo, Basri, saat dikonfirmasi wartawan MODUSACEH.CO melalui WhatsApp (WA), Jumat, 29 November 2019, membenarkan hal tersebut.

Katanya, kapal ilegal asal Malaysia tersebut, ditangkap di perairan Indonesia. Namun, karena cuaca sedang buruk serta mesin kapal rusak, sehingga belum dapat dibawa ke Banda Aceh. “Nanti malam akan masuk ke Kuala Langsa, sekarang masih di laut,” jelasnya.

Sementara, untuk nama-nama awak kapal, menurutnya penyidik akan mengklarifikasi ulang. “Nama-nama ABK masih perlu klarifikasi lengkap oleh penyidik,” ungkapnya.***

Komentar

Loading...