Breaking News

Tim Satgas Ops Antik Seulawah II Polres Langsa Tangkap 213 Kilogram Ganja

Satu Tersangka Diamankan dan Masuk DPO

Satu Tersangka Diamankan dan Masuk DPO
Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK, MH memperlihatkan barang bukti saat temu pers (Foto: Zakaria)
Penulis
Sumber
Zakaria I Koresponden Aceh Timur

Langsa I Tim Satgas Operasi  Antik Seulawah II Polres Langsa, dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Imam Aziz Rachman, berhasil menangkap SH, yang diduga sebagai pemilik ganja 213 kilogram, Jumat, 16 Juli 2021 lalu.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK, MH melalui Kasat Resnarkoba Iptu Imam Aziz Rachman mengaku. Penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat bahwa akan ada orang yang membawa narkotika jenis ganja dalam jumlah besar, melalui jalur darat.

Nah, Jum’at, 16 Juli 2021 sekira pkl. 16.30 WIB. Tim yang juga didukung anggota Sat. Intelkam dan Satlantas Polres Langsa, melakukan razia terhadap kendaraan yang melintas di depan Pos PJR, GampongBirem Puntong, Kecamatan Langsa Baro.

Sekira pukul 18.00 WIB, tim melihat satu unit mobil merk Toyota Innova warna hitam (No Pol BK 1308 II) berusaha menghindari razia dan berbelok ke arah panglong kayu.

Dari dalam mobil terpantau ada dua laki-laki yang berusaha melarikan diri ke arah tambak di daerah tersebut.

Tak mau buang waktu, tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap satu diantaranya yaitu, SH bin K. Sementara rekannya J berhasil melarikan diri ke arah tambak dan kini tetap dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Saat dilakukan penggeledahan, dalam mobil ditemukan barang bukti berupa  10 karung goni kering serta unit telpon seluler,” ungkap Iptu Imam Aziz Rachman.

Saat temu pers, Senin pagi, 19 Juli 2021. Iptu Imam Aziz Rachman memaparkan. Tersangka SH berperan sebagai kurir. Dia bertugas mengantarkan ganja tersebut dari Kabupaten Gayo Lues menuju Kabupaten Aceh Tamiang.

“Jika sampai ke tempat tujuan tersangka SH akan menerima upah Rp15 juta,” jelas Iptu Imam. Sedangkan J (DPO) berperan sebagai perantara (penghubung) dari penjual kepada  pembeli.

“Dari hasil pengembangan dari tersangka SH dan J, ada satu tersangka lain yaitu S (DPO). Dia  pemilik danja tersebut dan berdomisili di Gayo Lues,” ulas Iptu Imam.

Tak hanya itu sebut Iptu Imam, diduga tersangka mengedarkan narkotika jenis ganja melalui jalur darat antar kabupaten dan kota seperti,Gayo Lues. Selanjutnya diedarkan, sesuai pesanan pembeli.

Dan, sepekan sebelumnya, tersangka SH pernah mengantar ganja 50 kilogram dari Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur menuju Kecamatan Peureulak dengan upah Rp5 juta.*** 

Komentar

Loading...