Breaking News

Sah Ibrahim Sebagai Sekda Bireuen

Sah Ibrahim Sebagai Sekda Bireuen
Foto: Zulhelmi/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Bireuen | Ir. Ibrahim M.Si tampak ceria dan sumbringah ketika pembawa acara memanggil namanya untuk naik ke atas pentas di Aula Lama Setdakab Bireuen.

Maklum, kehadirannya di sana untuk dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bireuen, menggantikan Ir Zulkifli SP yang sudah purna tugas (pensiun).

Ia dilantik sekaligus diambil sumpah oleh Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH, MSi Selasa (16/2/2021) sore.

H Muzakkar A Gani berharap, Ibrahim dapat mengemban amanah itu dengan baik, bekerja cepat dan inovatif.

Selain itu, mampu mengkoordinasikan perangkat daerah guna pencapaian target-target pembangunan, mengoptimalkan SDM aparatur serta mengkoordinasikan pengelolaan keuangan daerah yang tepat sasaran.

Muzakkar juga menyampaikan, pelantikan Pejabat Tinggi Pratama yakni Sekretaris Daerah, adalah biasa dalam sistem manajemen ASN. Hal tersebut sebagai implementasi dari ketentuan Pasal 127 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Pelantikan Ibrahim berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor: Peg.821.22/001/2021, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, tanggal 4 Januari 2021.

Selain itu kata Muzakkar, telah melewati proses yang panjang dan sistematis, sesuai ketentuan yang berlaku.

Mulai dari pembentukan panitia seleksi (Pansel), seleksi kompetensi, pengusulan tiga nama terpilih, hingga konsultasi dan koordinasi dengan Gubernur Aceh.

“Proses yang panjang itu diperlukan guna menghasilkan calon Sekretaris Daerah yang kompeten dan berintegritas, serta dinilai mampu untuk menterjemahkan kebijakan daerah sebagaimana termuat dalam RPJM 2017-2022. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 58 Tahun 2009, tentang persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Sekretaris Daerah Aceh dan Sekretaris Daerah Kabupaten/ Kota di Aceh," jelas Bupati Muzakkar.

Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian di daerah memilih satu dari tiga nama calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk ditetapkan sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Sebelum ditetapkan Bupati terlebih dulu berkoordinasi dengan Gubernur.

“Selanjutnya, ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi saya ucapkan kepada Ir. Zulkifli, SP atas pengabdian dan dedikasi untuk Kabupaten Bireuen sejak tahun 2012 hingga 15 Februari 2021. Kami tidak akan pernah melupakan jasa dan prestasi kepada kabupaten tercinta ini,” ungkap Muzakkar.***

Komentar

Loading...