Breaking News

Terkait Tenaga Honorer

Ruslan Larang, Dia Juga Yang Menerima

Ruslan Larang, Dia Juga Yang Menerima
Zulhelmi
Penulis
Rubrik

 

Bireuen I  Bupati Bireuen Ruslan M Daud, 15 Desember 2014 lalu telah mengeluarkan surat edaran kepada semua Kepala SKPK di jajaran Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Larangan itu berisi pengangkatan tenaga honorer.

Namun, dibalik larangan tersebut, ternyata beredar kabar tak sedap. Diam-diam,  Ruslan sendiri yang mengeluarkan SK untuk pengangkatan tenaga honorer itu. Kabarnya di Bagian Humas Pemkab Bireuen.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen, Andri, S.STP pada wartawan, Senin, 27 Maret 2017 mengakui jika tahun 2017, ada menerima pengangkatan pegawai honorer.

"Benar, tahun ini di Bagian Humas ada dua orang yang diangkat sebagai pegawai honorer berdasarkan SK ditandatangani  Sekdakab Bireuen. Itu atas arahan langsung Bupati Ruslan. Kami hanya menjalankan saja," kata Andri.

Ditanya tentang surat edaran Bupati Bireuen Nomor: Peg. 800/343.8, Perihal: Penegasan Kembali Terhadap Larangan Pengangkatan Tenaga Honorer dan sejenisnya, tanggal 15 Desember 2014, yang ditandatangani Bupati Bireuen, H. Ruslan M.Daud.  Andri mengaku tidak tahu, apakah larangan itu masih berlaku atau sudah dicabut.      

"Saya tidak tahu mengenai surat itu apa sudah dicabut atau belum. Sebaiknya hubungi dinas terkait saja, karena SK pengangkatan pegawai honorer itu ada paraf Kepala DKPP dan Asisten III," jelasnya.

Kabar yang berhembus, tahun 2017, Bupati Bireuen, H.Ruslan M.Daud ada memberi memo kepada salah seorang mantan tim suksesnya,  untuk diangkat sebagai pegawai honorer. Meskipun surat larangan pengangkatan tenaga honorer dia sendiri yang mengeluarkannya. Wah, jika benar itu sama dengan menelan ludah senditi Tgk Rusan!***

Komentar

Loading...