Idul Fitri di Rusia

Ribuan Umat Islam Tumpah Ruah Hingga Sekitar Masjid Agung Moskow

Ribuan Umat Islam Tumpah Ruah Hingga Sekitar Masjid Agung Moskow
google.com
Penulis
Rubrik
Sumber
dari berbagai sumber

Rusia | Hari ini, walau Hari Raya Idul Fitri 1438H/2017 telah berlalu empat hari. Namun, tak salah jika kita menelusuri pelaksanaan dan perayaan hari kemenangan itu diberbagai belahan dunia. Salah satunya di Rusia.

Nah, berbagai media pers menulus, tak hanya di Indonesia, suasana Idul Fitri tiap tahun juga ramai di Rusia. Ramadan di Rusia berakhir tanggal 24 Juni 2017 dan shalat Idul Fitri akan dilaksanakan hari Minggu 25 Juni 2017, pukul 07.00 waktu Moskow.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, shalat Idul Fitri dalam rangka perayaan “Uraza Bayram” (Idul Fitri) ini, dihadiri puluhan ribu umat Muslim. Ribuan umat tumpah ruah hingga ke jalanan sekitar Masjid Agung Moskow yang berkapasitas 10 ribu orang.

Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, Wahid Supriyadi menyampaikan. Selamat Berpuasa dan Lebaran bagi masyarakat muslim di Rusia. Itu disampaikan pada Jumat siang (23/6) lalu, saat didaulat untuk memberi sambutan sebagai wakil negara dengan penduduk beragama Islam terbanyak di dunia. Wahid memberi ceramah pada kegiatan International Al-Quds di Masjid Agung (Chatedral Mosque) Kota Moskow, Rusia. “Atas nama seluruh umat muslim di Indonesia kami juga menyampaikan selamat berpuasa Ramadan dan Idul Fitri (Uraza Bayram),” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/5). Tak hanya soal Lebaran, Wahid juga menegaskan kembali komitmen pemerintah RI dalam memberikan dukungan penuh untuk kemerdekaan Palestina.

Dia menegaskan Indonesia juga berkomitmen tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum bangsa Palestina meraih kemerdekaannya. “Konstitusi Indonesia mengamanatkan bahwa kemerdekaan itu adalah hak setiap bangsa, dan karenanya segenap rakyat Indonesia selalu mendukung kemerdekaan penuh Palestina dari pendudukan negara asing,” ujar Wahid.

Sebelumnya, Ketua Dewan Mufti Rusia Sheikh Ravil Gaynutdin dalam sambutannya menjelaskan arti penting kegiatan “International Al-Quds Day” sebagai bentuk solidaritas umat Muslim terhadap perjuangan rakyat Palestina dan untuk menarik perhatian publik berkenaan isu kemanusiaan yang timbul dalam konflik Israel-Palestina. Kegiatan ini, lanjut Sheikh Ravil, menggaris bawahi perlunya menemukan cara bagi penyelesaian damai perselisihan ini melalui upaya bersama seluruh masyarakat internasional. Kegiatan International Al-Quds rutin diadakan tiap tahun pada hari Jumat terakhir di bulan Ramadan oleh lembaga Russia Muftis Council dan Religious Board of Muslims of the Russian Federation pimpinan Mufti Sheikh Ravil Gaynutdin.

Kegiatan International Al-Quds Day dilanjutkan dengan salat Jumat berjamaah dengan khatib Penasehat Presiden Palestina bidang Agama yang juga Hakim Agung Palestina Mahmud Al-Habbash. Dalam kegiatan tersebut, hadir Penasehat Presiden Palestina bidang Agama yang juga Hakim Agung Palestina Mahmud Al-Habbash, Dubes Palestina, Turki, Katar, Yaman, Yordania, Indonesia, Irak, Iran, Afghanistan, Djobouti, dan diplomat dari Aljier dan Saudi Arabia. Dari 10 Dubes, hanya 3 yang mendapat kesempatan memberi sambutan, yakni Dubes Palestina, Iran dan Indonesia.

Sementara itu Presiden Rusia Putin menekankan, perayaan Idul Fitri merupakan bukti bahwa muslim Rusia telah merawat dan melestarikan warisan bersejarah mereka yang kaya dengan nilai-nilai spiritual. Dia juga mengapresiasi keterlibatan ormas-ormas muslim dalam kehidupan sosial dan budaya negara. “Idul Fitri adalah salah satu hari raya umat Islam yang telah dirayakan di seluruh dunia selama berabad-abad. Hari yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan ini membawa makna moral yang mendalam, melambangkan kegembiran akan awal yang baru, harapan atas peningkatan ketakwaan, serta kesiapan untuk melakukan kebaikan demi membantu mereka yang membutuhkan,” kata sang presiden.

Presiden menekankan, perayaan Idul Fitri merupakan bukti bahwa muslim Rusia telah merawat dan melestarikan warisan bersejarah mereka yang kaya dengan nilai-nilai spiritual. “Muslim Rusia menghormati ajaran dan tradisi leluhur mereka yang terus diturunkan pada generasi muda,” kata Putin dalam pesannya. Selain itu, Putin juga mengapresiasi keterlibatan ormas-ormas muslim dalam kehidupan sosial dan budaya negara. Menurutnya, inisiatif ormas-ormas muslim dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan amal dan pendidikan sangat dibutuhkan. “Tentu saja, saya sangat mengapresiasi peran mereka (ormas-ormas muslim Rusia) dalam mendukung perdamaian dan kerukunan antarumat,” kata Presiden Putin.

Secara tradisional, Idul Fitri dirayakan selama tiga hari. Karena kalender Islam dan kalender tradisional Gregorian memiliki sistem penanggalan yang berbeda, hari perayaan Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya (biasanya sepuluh hari lebih awal daripada tanggal perayaan di tahun sebelumnya -red). Di Rusia, Idul Fitri dirayakan oleh umat Islam di seluruh negeri. Namun demikian, hari raya ini hanya menjadi hari libur resmi di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya secara tradisional menganut Islam, seperti Republik Adygea, Bashkortostan, Dagestan, Ingushetia, Kabardino-Balkaria, Karachay-Cherkessia, Tatarstan, Chechnya, dan Krimea.***

Komentar

Loading...