Resmi, PKA Dibuka Mendikbud Muhajir Effendi

Resmi, PKA Dibuka Mendikbud Muhajir Effendi
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Prof. Dr Muhajir Effendi secara resmi membuka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke - 7 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (5/8/18) malam.

Pembukaan itu ditandai pemukulan rapai (rebana) oleh Prof Muhajir Effendi didampingi Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Wali Nanggro Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar diatas panggung utama.

Dalam kesempatan itu, Prof Muhajir Muhajir Effendi meminta maaf pada seluruh masyarakat Aceh karena ketidakhadiran Presiden Joko Widodo untuk membuka acara tersebut seperti yang sudah direncanakan.

"Sebenarnya, saya berada di Banda Aceh untuk mendampingi Presiden meresmikan acara ini. Namun, karena Presiden tidak bisa meninggalkan ibukota dengan satu dan lain hal, Presiden tidak bisa hadir dan meminta maaf sebesar-besarnya pada rakyat Aceh," harap Prof Muhajir.

Prof Muhajir mengatakan. Setelah diperjuangkan sekian lama, akhirnya DPR RI telah mengesahkan Undang-undang tentang kebudayaan. Dengan adanya undang-undang tersebut, maka akan ada dana tersendiri untuk kebudayaan nantinya.

"Mulai tahun depan (2019), kita sudah ada dana tersendiri untuk merencanakan, melaksanakan kegiatan seperti ini, kita harapkan dengan dana tersebut lebih banyak lagi dilakukan acara seperti ini di Provinsi lain seluruh Indonesia," harap Prof Muhajir.

Sebelumnya, Nova Iriansyah mengatakan. PKA adalah momen penyelenggaraan kebudayaan Aceh yang telah dimulai sejak tahun 1958. Menurutnya, PKA merupakan ajang memperkuat tali silaturahmi dalam pengelaran budaya di berbagai daerah di Aceh.

Kata Nova, pemerintahannya telah mencanangkan 15 program unggulan, termasuk Aceh Meuadab yang salah satunya penyelenggaraan PKA ini. "Saya mengharapkan, PKA kali ini lebih meriah dari PKA sebelumnya," harap Nova.***

Komentar

Loading...