Terkait Status Yunita Arafah (Yuyun) Istri Kedua Nova Iriansyah

Rektor Unsyiah: Saya Belum Dapat Laporan, Harus Ditindaklanjuti Sesuai PP

Rektor Unsyiah: Saya Belum Dapat Laporan, Harus Ditindaklanjuti Sesuai PP
Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng (Foto: Ist)
Rubrik

Banda Aceh | Setelah lama ditunggu, karena sedang melakukan perjalanan dinas ke Inggris dan melakukan isolasi diri, terkait wabah virus corona (Covid-19) yang melanda Aceh.

Hari ini, Jumat, 3 April 2020, media ini akhirnya mendapat penjelasan singkat dari Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, mengenai status dan posisi Yunita Arafah ST. MT, yang disebut-sebut sebagai istri kedua, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Harus ditindaklanjuti sesuai dengan PP 45 Tahun 1990. Tapi sampai saat ini saya belum mendapat laporan. Kalau sudah terbukti dan ada di buku nikah, baru kita proses lebih lanjut,” kata Prof. Samsul.

Itu sebabnya, dia mengaku akan melakukan cross check kembali. “Akan saya cek lagi, karena di daftar gaji statusnya sendiri,” ungkap Prof. Samsul.

Sebaliknya, mengenai istri pertama Nova Iriansyah yang juga dosen Unsyiah, Dr, Diah Erti Idawati, diakui masih mengajar seperti dosen lainnya. “Tetap aktif dan tidak mengambil cuti,” tegas Prof. Samsul.

Menariknya, jika benar tidak melapor dan dalam daftar gaji tersebut berstatus sendiri, maka dapat diduga, Yunita Arafah ST. MT atau akrab disapa Yuyun , istri kedua Nova Iriansyah telah melakukan pemalsuan identitas.

Seperti diberitakan, Yunita Arafah ST. MT atau akrab disapa Yuyun ini, merupakan dosen tetap PNS berpangkat Penata (Gol.III/c) dengan jabatan sebagai Lektor di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Saat ini dia sedang menyelesaikan pendidikan strata III (S-3) di Jepang.

Kabarnya, dari hasil pernikahannya dengan Nova Iriansyah, Yuyun telah dikarunia dua anak, satu putri dan satu putra.

Sebelumnya, persoalan status Yuyun sempat disentil Syakya Meirizal, seorang warganet di akun media sosial facebook.

“Saat ini saudari Yunita Arafah ST. MT, merupakan dosen tetap PNS berpangkat Penata (Gol.III/c) dengan jabatan sebagai Lektor di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala,” begitu tulis Syakya Meirizal di akun facebooknya, 6 Maret 2020, pukul 09.52 WIB.

20200403-yuyun1

(Baca: MODUSIndept, PNS Wanita Dilarang Jadi Istri Kedua. Duh! Nama Yunita Ikut Disebut)

Syakya Meirizal memang mengutip pemberitaan media ini dan hingga kini wartawan MODUSACEH.CO, belum mendapat klarifikasi dan konfirmasi dari Nova Iriansyah. Maklum, Nova memblokir nomor panggilan masuk tersebut.

Langkah serupa juga dilakukan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh. Termasuk Juru Bicara Pemerintah Aceh. Keduanya tak menjawab konfirmasi media ini yang disampaikan beberapa waktu lalu. Ada apa?

Nah, jika benar, menurut Syakya Meirizal maka yang bersangkutan harus segera diberhentikan tidak dengan hormat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena telah melanggar Pasal 4 Ayat 2, PP 45 Tahun 1990 yang berbunyi: "Pegawai Negeri Sipil wanita tidak diizinkan untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat," ulas Syakya Meirizal.

Menurut dia, sanksi pemberhentian diatur dalam Pasal 15 Ayat 2 PP 45 th 1990: "Pegawai Negeri Sipil wanita yang melanggar ketentuan Pasal 4 ayat (2), dijatuhi hukuman disiplin pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil".

“Maka, demi menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, sudah sepatutnya pihak Dekanat FT, Rektorat Unsyiah, BKN dan Kemenpan RB RI segera mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran terhadap PP 45 Tahun 1990 tersebut,” papar Syakya.

(Baca: Haruskah Negara Masuk Wilayah Privat?)

Selain memberhentikan tidak dengan hormat, yang bersangkutan juga seharusnya diminta untuk mengembalikan seluruh pendapatan dari sumber keuangan negara terhitung sejak menikah dengan Nova Iriansyah.

“Apalagi suami yang bersangkutan merupakan seorang pejabat publik, yang seharusnya menjadi panutan untuk taat pada setiap peraturan perundang-undangan. Bukan justru membiarkan istrinya terus-menerus melakukan pelanggaran,” kritik Syakya Meirizal.

20200403-yuyun
Yuyun bersama suaminya, Nova Iriansyah (Foto: Ist)

Dia berdalih. “Saya tidak sedang mempersoalkan perbuatan poligaminya. Kita hanya ingin setiap peraturan ditegakkan secara tanpa pandang bulu dan pilih kasih,” jelas dia.

“Bagaimana mungkin isu pernikahan seorang Irwandi Yusuf dengan Stefie Burasse yang tanpa melanggar UU, bisa dijadikan poin interpelasi DPRA pada 2018 lalu. Sementara tindakan pelanggaran disiplin kepegawaian secara nyata oleh istri kedua Plt Nova kita biarkan tanpa penegakan hukum. Wallahualam.#SalamJumuahMubarak,” tulis Syakya Meirizal, menutup postingannya saat itu.***

Komentar

Loading...