Positif Covid-19, Karyawan PT. PIM Langsung Dievakuasi dan Diisolasi ke RSUCM

Positif Covid-19, Karyawan PT. PIM Langsung Dievakuasi dan Diisolasi ke RSUCM
Pabrik PT Pupuk Iskandar Muda. Foto: aceHTrend

Lhokseumawe | Diduga positif Covid-19 setelah dirapid test, satu karyawan PT. PIM di Desa Tambon Baroh, Kecaman Dewantara, Kabupaten Aceh Utàra langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM), Desa Buket Rata untuk diisolasi mandiri dan mendapat perawatan medis secara intensif.

Hal itu diungkapkan Humas PT. PIM Nasrun kepada media ini, Selasa (11/8), terkait upaya pihaknya mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan kerjanya.

Nasrun mengatakan, PT. PIM tidak menganggap remeh keadaan ini, karena itu setiap hari, selalu melakukan rapid tes terhadap seluruh karyawan di lingkungan kerja.

Bahkan tindakan itu dilakukan bukan sekedar untuk mencegah penyebaran virus, tapi membantu mendapatkan surat kesehatan untuk perjalanan tugas atau dinas ke luar daerah.

Namun, Selasa (11/8), saat mengikuti rapid tes seperti biasa, ternyata ada salah satu karyawan PT. PIM positif Covid-19. Apalagi Karyawan itu dalam kondisi sedang demam dan kurang sehat.

Lalu, pihaknya langsung membawa ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia untuk diisolasi dan mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Nasrun menyebutkan, pihaknya juga menyadari kalau hasil rapid tes belum bisa diyakini 100 persen sebagaimana pengalaman yang pernah terjadi pada orang lain.

Sehingga untuk menentukan kondisi kesehatan karyawan PT. PIM tadi, harus dilakukan tes swab dengan mengambil sample dari rongga dan dalam mulut.

Pihak RSUCM akan membantu tes swab pada siang hari tadi, dan akan menunggu hasilnya setelah diproses selama tiga hari mendatang.

“Karena hasil rapid tes di tempat kita belum tentu tepat 100 persen. Apalagi kondisi karyawan itu sedang demam. Maka pihak RSUCM akan membantu tes swab dengan mengambil sample dari dalam rongga mulut dan hidung. Setelah itu kita tunggu hasilnya setelah tiga hari kemudian," ujarnya.

Kabag Humas RSUCM Jalaluddin yang dihubungi secara terpisah melalui telepon selulernya membenarkan pihaknya pada pagi tadi menerima satu pasien diduga positif covid -19.


Pasien itu berinisial BM (35), karyawan PT. PIM dan dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid reaktif.

Saat ini pasien sudah diisolasi diruang khusus untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

“Benar kami baru saja menerima satu karyawan PT. PIM yang hasil rapid reaktifnya positif. Sehingga sampai sekarang jumlah pasien yang terpapar Covid-19 bertambah menjadi tiga orang,” ujarnya.

Selain itu, keberadaan pasien Covid-19 telah menambah daftar jumlah pasien harus dikarantina di ruang khusus secara terpisah.

Sedangkan untuk swab, Jalaluddin menegaskan, saat ini di Kota Banda Aceh sementara ini tidak bisa diterima.***

Komentar

Loading...